
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memastikan kesiapan angkutan Lebaran 2026 dengan melakukan perawatan jalur rel di Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, guna menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api saat lonjakan penumpang.
Perawatan jalur tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapan prasarana menjelang masa angkutan Lebaran yang dijadwalkan mulai 13 Maret 2026.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menjelaskan kegiatan yang dilakukan merupakan perbaikan geometri rel melalui proses pengangkatan lisring.
Ia mengungkapkan, "Yang dilakukan tadi di Stasiun Surabaya Gubeng adalah pengangkatan lisring, dalam artian perbaikan geometri rel, untuk memastikan kondisi jalur tersebut aman dan layak dilalui kereta".
Pengangkatan lisring merupakan proses perbaikan geometri rel agar posisi dan struktur jalur kembali sesuai dengan standar keselamatan perjalanan kereta api.
Inspeksi Lintas Temukan Titik Prioritas Perbaikan
Sebelum memasuki masa angkutan Lebaran, jajaran KAI Daop 8 Surabaya melakukan inspeksi lintas untuk memeriksa kondisi jalur kereta api di wilayah operasionalnya.
Inspeksi tersebut dilakukan guna mengidentifikasi potensi gangguan atau kerusakan pada jalur yang dapat mempengaruhi keselamatan perjalanan kereta api.
Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah titik yang memerlukan tindak lanjut perbaikan oleh tim prasarana.
Mahendro mengatakan, "Dari hasil inspeksi lintas ada beberapa temuan yang harus segera ditindaklanjuti dan itu menjadi prioritas bagi tim prasarana kami untuk melakukan perbaikan".
Perawatan Prasarana Dimaksimalkan Jelang Posko Lebaran
KAI Daop 8 Surabaya menyatakan perbaikan geometri rel tersebut merupakan bagian dari program perawatan rutin yang dilakukan secara periodik oleh perusahaan.
Selain perawatan rutin, KAI juga melaksanakan perawatan preventif dan korektif untuk memastikan kondisi prasarana tetap optimal.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen PT KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api terutama pada periode Lebaran yang identik dengan peningkatan frekuensi perjalanan dan volume penumpang.
KAI Daop 8 Surabaya menargetkan seluruh jalur kereta api di wilayah operasionalnya berada dalam kondisi prima sebelum masa angkutan Lebaran dimulai.
Dengan kondisi jalur yang optimal, operasional kereta api diharapkan dapat berjalan selamat, tepat waktu, dan andal selama periode mudik Lebaran 2026.
Mahendro menambahkan, "Kami akan terus memaksimalkan perawatan prasarana, juga sarana dan layanan penumpang sampai mendekati masa posko".
- Penulis :
- Arian Mesa







