Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Rest Area KM 43 Tol Jakarta–Merak Mulai Dipadati Pemudik Menuju Pelabuhan Merak

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Rest Area KM 43 Tol Jakarta–Merak Mulai Dipadati Pemudik Menuju Pelabuhan Merak
Foto: (Sumber: Sejumlah kendaraan pemudik mulai memadati rest area KM 43 Tol Jakarta-Merak, menuju arah pelabuhan penyebrangan Pulau Jawa-Sumatera. (ANTARA/Azmi Samsul M).)

Pantau - Sejumlah kendaraan pemudik Lebaran 2026 mulai ramai menyinggahi rest area KM 43 Tol Jakarta–Merak di wilayah Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten.

Rest area tersebut menjadi tempat singgah bagi kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak untuk menyeberang ke Pulau Sumatera.

Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pukul 12.30 WIB kendaraan pribadi terus berdatangan dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak.

Kendaraan yang melintas sebagian besar merupakan kendaraan pribadi yang membawa berbagai barang bawaan.

Banyak pemudik datang bersama keluarga untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain beristirahat pemudik juga memanfaatkan rest area untuk mengisi bahan bakar kendaraan.

Sejumlah posko dan fasilitas layanan juga telah disediakan bagi pemudik.

Fasilitas tersebut disediakan oleh berbagai instansi seperti Kepolisian.

Selain itu terdapat layanan dari Pertamina.

ASDP juga menyediakan layanan bagi pemudik.

Pemerintah daerah setempat juga turut menyiapkan fasilitas pelayanan di lokasi tersebut.

Pemudik Pilih Berangkat Lebih Awal

Darmawan salah seorang pemudik asal Jakarta mengaku sedang dalam perjalanan menuju kampung halamannya di Lampung bersama keluarga.

Ia memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan arus kendaraan menuju pelabuhan.

Ia mengatakan, "Kebetulan sekolah anak sudah libur dan kerjaan di Jakarta sudah selesai jadi saya pilih mudik awal".

Darmawan bersama keluarganya berangkat dari Tebet, Jakarta Selatan pada pukul 10.25 WIB.

Ia tiba di rest area KM 43 Tol Jakarta–Merak sekitar pukul 12.10 WIB.

Selama perjalanan ia menilai kondisi lalu lintas masih cukup lancar.

Ia mengatakan, "Perkiraan sampai ke pelabuhan pukul 14.30 WIB. Kita jalan santai aja, tidak buru-buru juga. Kondisi masih lenggang ini".

Polisi Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret

Berdasarkan pengamatan arus lalu lintas di Tol Jakarta–Tangerang menuju Merak masih dalam kondisi ramai lancar.

Kendaraan yang melintas juga masih didominasi oleh kendaraan pribadi atau keluarga.

Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang memprediksi puncak arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah tersebut akan terjadi pada 18 Maret 2026.

Kepala Unit Turjawali Polresta Tangerang Iptu Asep Dedi Budiman mengatakan lonjakan arus mudik diperkirakan meningkat signifikan.

Hal tersebut disebabkan mulai berlangsungnya libur atau cuti bersama bagi pekerja dan aparatur sipil negara.

Ia mengatakan, "Untuk puncak arus mudik diprediksi di tanggal 18 Maret 2026, mengingat dari jajaran Pegawai Negeri maupun karyawan itu libur bersama".

Petugas gabungan akan berkonsentrasi pada jalur arus mudik dan arus balik.

Pengamanan difokuskan pada titik rawan kemacetan dan rest area di Tol Tangerang–Merak.

Berdasarkan analisis pergerakan lalu lintas arus balik diperkirakan terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026.

Ia mengatakan, "Untuk arus balik diprediksi di tanggal 24 dan 25, berakhirnya libur bersama".

Rekayasa Lalu Lintas dan Pos Pengamanan Disiapkan

Sejumlah rekayasa lalu lintas telah disiapkan untuk mengendalikan kendaraan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Pengaturan dilakukan baik di jalur tol maupun jalur arteri.

Pihak kepolisian juga bekerja sama dengan berbagai pihak dalam penanganan arus mudik.

Kerja sama dilakukan dengan operator dan pengelola jalan tol.

Jasa Marga turut terlibat dalam koordinasi tersebut.

Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang juga dilibatkan dalam pengaturan lalu lintas.

Untuk mendukung pelayanan mudik telah didirikan 12 pos pengamanan dan pos pelayanan pemudik.

Personel juga ditempatkan di berbagai titik mulai dari perbatasan wilayah Tangerang Selatan hingga perbatasan Kabupaten Serang.

Di jalur tol disediakan dua pos pelayanan utama yaitu di KM 43 dan KM 45.

Penulis :
Gerry Eka