Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Komisi V DPR Tinjau Tol Jakarta–Cikampek, Tekankan Kesiapan Infrastruktur Hadapi Mudik Lebaran 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Komisi V DPR Tinjau Tol Jakarta–Cikampek, Tekankan Kesiapan Infrastruktur Hadapi Mudik Lebaran 2026
Foto: (Sumber: Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras tinjau salah satu fasilitas antisipasi arus mudik arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H/2026 di Tempat Istirahat dan Pelayanan KM 57 ruas Tol Jakarta–Cikampek, Jawa Barat, Jumat (13/3/2026). Foto: Munchen/Mahendra.)

Pantau - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur dan transportasi dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H/2026.

Hal tersebut disampaikan saat meninjau kesiapan fasilitas mudik di Tempat Istirahat dan Pelayanan KM 57 ruas Tol Jakarta–Cikampek di Karawang, Jawa Barat.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap kesiapan pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan angkutan mudik Lebaran 2026.

Pengawasan difokuskan pada sektor transportasi darat serta infrastruktur jalan khususnya di jalur strategis.

“Komisi V DPR RI melakukan pengawasan langsung untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan transportasi dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, khususnya di jalur-jalur strategis seperti Tol Jakarta–Cikampek,” kata Andi Iwan.

Ia menjelaskan Tol Jakarta–Cikampek merupakan salah satu koridor utama pergerakan pemudik menuju berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Andi Iwan menambahkan bahwa Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu daerah tujuan mudik terbesar.

Karena itu kesiapan jaringan jalan tol, rest area, serta manajemen lalu lintas perlu dipastikan sejak dini.

Potensi Pergerakan Pemudik Capai 143,9 Juta Orang

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan potensi pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang atau sekitar 50,10 persen dari total penduduk Indonesia.

Meskipun angka tersebut sedikit menurun dibanding proyeksi tahun sebelumnya potensi kepadatan lalu lintas tetap tinggi.

Kepadatan diperkirakan terjadi terutama di ruas tol utama di Pulau Jawa termasuk Tol Jakarta–Cikampek.

“Walaupun jumlah pemudik secara nasional diproyeksikan sedikit menurun, potensi kepadatan kendaraan di ruas Tol Jakarta–Cikampek dan Rest Area KM 57 tetap tinggi,” ujarnya.

DPR Soroti Pembatasan Kendaraan Logistik

Selain itu ia menyoroti kebijakan pembatasan operasional kendaraan logistik menjelang Lebaran.

Kebijakan tersebut dinilai penting untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama mudik.

Menurutnya pembatasan operasional kendaraan logistik dapat membuat perjalanan pemudik lebih lancar, aman, dan nyaman.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, operator jalan tol, kepolisian, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Kerja sama tersebut diperlukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Kami ingin mendapatkan penjelasan yang komprehensif mengenai kesiapan sarana, prasarana, serta pengaturan lalu lintas agar penyelenggaraan angkutan mudik Lebaran 2026 berjalan aman, selamat, dan lancar,” tutupnya.

Penulis :
Gerry Eka