
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 116 jiwa terdampak abrasi pantai akibat gelombang tinggi yang menerjang Desa Longkoga Barat, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai.
Gelombang Tinggi Rusak Permukiman Warga
Peristiwa tersebut terjadi saat gelombang tinggi menghantam wilayah pesisir Dusun I dan Dusun II selama kurang lebih empat jam.
Akibatnya, sebanyak 30 kepala keluarga terdampak dengan total 30 unit rumah mengalami kerusakan.
Rinciannya, tujuh unit rumah rusak berat termasuk dua rumah rusak total, sepuluh unit rusak sedang, serta tiga belas unit rusak ringan.
Selain itu, tanggul pantai di Dusun II sepanjang sekitar 30 meter juga mengalami kerusakan sedang.
“Gelombang tinggi yang terjadi menyebabkan kerusakan pada permukiman warga di wilayah pesisir,” ungkap pihak BPBD.
Penanganan dan Kebutuhan Mendesak
BPBD Sulawesi Tengah telah berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Banggai untuk melakukan asesmen di lokasi terdampak.
Data sementara mencatat korban terdampak terdiri dari 12 lansia, dua balita, serta 102 warga dewasa dan anak-anak.
Sebanyak tujuh kepala keluarga dilaporkan mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat yang lebih aman.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kebutuhan mendesak saat ini meliputi selimut, pakaian, logistik penanggulangan bencana, serta perbaikan rumah warga.
Selain itu, diperlukan pembangunan tanggul atau talud pengaman pantai di Dusun I sepanjang sekitar 360 meter untuk mencegah dampak serupa.
“Hingga saat ini kondisi gelombang laut berangsur menurun, namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi susulan, terutama saat air laut pasang,” ungkapnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







