
Pantau - Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mencatat arus lalu lintas di Jalur Nagreg mencapai sekitar 60 ribu kendaraan pada Kamis dini hari dari pukul 00.00 WIB hingga 08.00 WIB dengan lonjakan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Lonjakan Kendaraan dan Antrean Lalu Lintas
Pejabat Humas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, menyampaikan lonjakan kendaraan sejak dini hari sudah mencapai sekitar 50 persen dari total arus pada H-3 Lebaran.
Eric menyatakan, "Sudah sekitar 60 ribu lebih kendaraan yang tercatat dari mulai pukul 00.00 WIB hingga pukul 8.00 WIB pagi, melonjak cukup tinggi bahkan sudah setengahnya dari jumlah H-3," ungkapnya.
Kepadatan kendaraan sempat menimbulkan antrean di beberapa titik meskipun durasinya relatif lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ia menambahkan, "Jadi memang sempat ada beberapa, dua kali antrean, namun memang durasinya tidak begitu panjang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.
Dominasi Pemudik dan Titik Kemacetan
Tingginya mobilitas di Jalur Nagreg didominasi pemudik yang menuju arah timur seperti Tasikmalaya, Ciamis, dan Jawa Tengah dengan kendaraan roda dua mencapai sekitar 69 persen.
Eric menjelaskan, "Dominasi masih roda dua dengan presentasi sekitar 69 persen tadi pagi," ujarnya.
Dishub bersama kepolisian terus melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas terutama di kawasan turunan dan tikungan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman.
Berdasarkan pantauan, kemacetan sempat terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di ruas Pos Pengamanan Cimanggung Parakan Muncang hingga Cicalengka sepanjang sekitar 7 kilometer serta dari kawasan Polsek Nagreg hingga Limbangan, Kabupaten Garut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








