
Pantau - Universitas Indonesia (UI) menjalin kemitraan strategis dengan Shenzhen Chaoshan Chamber of Commerce di Tiongkok guna memperkuat kolaborasi global antara dunia akademik dan industri.
Fokus pada Inovasi dan Pengembangan Talenta
Rektor UI Prof. Heri Hermansyah memimpin langsung delegasi dalam kunjungan tersebut sebagai upaya mendorong hilirisasi riset dan peningkatan daya saing global.
"UI berharap kerja sama ini dapat berkontribusi dalam menciptakan inovasi yang aplikatif, membangun talenta berdaya saing global, serta memperkuat hubungan ekonomi dan pendidikan antara Indonesia dan Tiongkok,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa UI sebagai universitas riset berkomitmen mengembangkan ekosistem keilmuan yang terhubung dengan kebutuhan industri.
Kolaborasi ini juga diarahkan untuk meningkatkan mobilitas talenta, kerja sama lintas disiplin, serta integrasi antara riset dan dunia usaha.
Dorong Sinergi Akademik dan Industri
President Shenzhen Chaoshan Chamber of Commerce Liu Haijing menyebut kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi kedua sektor.
“Kami melihat potensi besar dari kolaborasi dengan Universitas Indonesia, khususnya dalam menghubungkan kekuatan akademik dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Ia menjelaskan pihaknya tengah mengembangkan strategi “3+2+1” yang berfokus pada internasionalisasi, transformasi digital, dan penguatan kapasitas pelaku usaha.
Sementara itu, perwakilan industri Li Xiaowei menyampaikan bahwa Indonesia memiliki hubungan kerja sama yang baik dengan Tiongkok, termasuk dalam pengembangan industri teknologi seperti chip.
Kerja sama ini diharapkan membuka peluang program konkret seperti magang, penyerapan tenaga kerja, serta pengembangan teknologi bersama.
Sebagai langkah lanjutan, kedua pihak sepakat mendorong integrasi antara industri, akademik, dan riset guna mendukung pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan di tingkat global.
- Penulis :
- Aditya Yohan








