Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Dorong Pengembangan Produk Lokal, Bea Cukai Mengunjungi UMKM Sulawesi Batik Istinana

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dorong Pengembangan Produk Lokal, Bea Cukai Mengunjungi UMKM Sulawesi Batik Istinana
Foto: (Sumber : Makassar, 31-03-2026 – Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) gelar kunjungan ke UMKM Sulawesi Batik Istinana yang berlokasi di Komplek Mawar, Jl. Pengayoman 20A, Makassar, pada Senin (16/03).)

Pantau - Makassar, 31-03-2026 – Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) gelar kunjungan ke UMKM Sulawesi Batik Istinana yang berlokasi di Komplek Mawar, Jl. Pengayoman 20A, Makassar, pada Senin (16/03). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kepada pelaku usaha lokal sekaligus untuk melihat secara langsung proses produksi, pemasaran, dan potensi pengembangan usaha batik khas daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Bea Cukai berdialog langsung dengan perwakilan UMKM, Dila, guna menggali informasi terkait profil usaha, proses produksi, hingga sistem distribusi bahan baku dan pemasaran produk.

UMKM Sulawesi Batik Istinana diketahui memproduksi batik dengan motif yang terinspirasi dari kekayaan budaya dan kearifan lokal Sulawesi Selatan. Setiap motif mengandung nilai filosofi yang mencerminkan identitas budaya daerah, sehingga produk batik tidak hanya berfungsi sebagai pakaian, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya.

Adapun bahan baku kain diperoleh dari beberapa sentra batik di Pulau Jawa, seperti Pekalongan dan Solo. Setelah bahan baku tiba di Makassar, proses desain motif khas Sulawesi dan tahap finishing dilakukan oleh UMKM setempat, sehingga menghasilkan produk batik dengan karakter lokal yang kuat.

Untuk pemasaran, produk batik Istinana dipasarkan secara langsung melalui galeri serta pemesanan dari pelanggan luar daerah. Selain itu, UMKM juga mulai memanfaatkan platform digital guna memperluas jangkauan pasar, sehingga produk batik lokal dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat di berbagai wilayah.

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Cahya Nugraha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam mendukung pertumbuhan UMKM. “Kami ingin memastikan pelaku UMKM mendapatkan pendampingan yang tepat, tidak hanya dari sisi kepatuhan, tetapi juga dalam membuka peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Cahya menambahkan bahwa potensi batik khas Sulawesi Selatan sangat besar untuk dikembangkan hingga menembus pasar internasional. Ia menegaskan bahwa Bea Cukai siap memberikan dukungan melalui berbagai fasilitas dan asistensi yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan UMKM menjadi kunci dalam mendorong daya saing produk lokal.

Penulis :
Ahmad Yusuf