
Pantau - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Dony Maryadi Oekon mengimbau masyarakat untuk menghemat energi di tengah gejolak geopolitik global yang mulai berdampak pada pasokan dan harga energi nasional.
Dampak Geopolitik terhadap Energi Nasional
Dony menyebut konflik global, khususnya di Timur Tengah, telah memengaruhi ketersediaan energi dan menyebabkan tekanan harga di pasar internasional yang berdampak ke dalam negeri.
Ia mengungkapkan, “Kita harus jujur bahwasannya memang dampak dari geopolitik ini atau perang yang terjadi di Timur Tengah ini membuat tersendatnya pasokan dari energi bagi negara kita hari ini.”
Menurutnya, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi membuat kondisi dalam negeri sangat dipengaruhi dinamika global, baik dari sisi pasokan maupun harga.
Imbauan Hemat Energi dan Upaya Pemerintah
Dony menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga ketahanan energi melalui penggunaan yang efisien.
Ia mengatakan, “Tapi dari pihak pengguna juga masyarakat, marilah kita mencoba berhemat. Kalau tidak perlu kemana-mana lebih baik kita di rumah saja supaya penggunaan energi bisa kita kurangi.”
Di sisi lain, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga energi, khususnya untuk BBM dan LPG bersubsidi agar tetap terjangkau bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, “Terutama BBM yang bersubsidi dan juga LPG yang bersubsidi. Ini pemerintah supaya masyarakat jadi tenang dan ini juga pemerintah menahan harga itu dalam posisi yang saat ini ada harganya.”
Dony menambahkan bahwa harga energi non-subsidi mengikuti mekanisme pasar global sehingga fluktuasi harga tidak dapat dihindari.
Ia menuturkan, “Kita harus sadar bahwa BBM yang non-subsidi memang sudah setiap saat harganya naik turun karena mengikuti harga pasar dunia.”
Ia menegaskan bahwa kesadaran bersama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah situasi global yang tidak menentu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf









