HOME  ⁄  Nasional

Polres Siak Selidiki Kematian Siswa SMP Akibat Ledakan Senapan Rakitan saat Praktik Sains

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Polres Siak Selidiki Kematian Siswa SMP Akibat Ledakan Senapan Rakitan saat Praktik Sains
Foto: (Sumber : Sekolah Menengah Pertama Islamic Center Siak merupakan tempat kegiatan pendidikan siswa berinisial MA (15) yang meninggal dunia akibat ledakan senapan rakitan hasil karyanya dalam mengikuti praktik laboratorium sains di sekolah tersebut. ANTARA/Bayu Agustari Adha..)

Pantau - Kepolisian Resor Siak, Riau, menyelidiki kasus meninggalnya seorang siswa SMP berinisial MA (15) yang diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains di sekolahnya.

Kronologi Kejadian di Ruang Praktik

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Siak AKP Raja Kosmos Parmulais mengatakan peristiwa terjadi pada Rabu (8/4) saat korban mempraktikkan alat berupa senapan rakitan di aula sekolah.

"Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kita belum bisa memastikan bahan atau penyebab pasti ledakan sebelum ada hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Saat giliran kelompok korban, MA meminta rekan-rekannya menjauh sebelum melakukan uji coba alat yang dibuatnya.

Namun, saat tembakan dilakukan, senapan rakitan tersebut meledak hingga mengeluarkan asap dan pecahan material yang mengenai korban.

"Pecahan senapan rakitan berhamburan mengenai aula sekolah, dinding kelas dan juga kepala korban sehingga korban mengalami luka di bagian wajah akibat terkena pecahan senapan tersebut," ungkapnya.

Penyelidikan dan Dugaan Penyebab

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialaminya.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait proyek sains tersebut untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Diduga senapan rakitan tersebut terbuat dari campuran plastik, potongan besi, dan bubuk hitam yang belum diketahui jenisnya.

"Kita kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini," ujarnya.

Polisi masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti ledakan.

Penulis :
Aditya Yohan