HOME  ⁄  Nasional

Distribusi Kartu Nusuk Rampung 100 Persen, Jamaah Haji Terima Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Distribusi Kartu Nusuk Rampung 100 Persen, Jamaah Haji Terima Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Foto: Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol. Dedi Prasetyo dalam konferensi pers di Kantor Kemenhaj, Jakarta, Kamis 9/4/2026 (sumber: ANTARA/Asep Firmansyah)

Pantau - Kementerian Haji dan Umrah memastikan Kartu Nusuk telah selesai diproduksi 100 persen dan siap dibagikan kepada jamaah di embarkasi sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dahnil Anzar Simanjuntak dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis, 9 April 2026.

Dahnil mengungkapkan, "Kartu Nusuk dibagi di sini. Dan kemarin syarikah sudah menyatakan mereka sudah siap, sudah sampai 100 persen di sini."

Fungsi dan Peran Kartu Nusuk

Kartu Nusuk merupakan kartu digital yang berfungsi sebagai "paspor perhajian" bagi jamaah selama berada di Arab Saudi.

Kartu ini menjadi identitas resmi jamaah dan wajib digunakan selama menjalankan ibadah haji.

Kartu Nusuk diterbitkan dan diaktivasi oleh syarikah sebagai penyedia layanan haji yang dikontrak pemerintah.

Informasi dalam kartu tersebut meliputi nama, foto, tempat dan tanggal lahir, lokasi penginapan, serta data penting lainnya milik jamaah.

Kartu ini juga berfungsi membedakan jamaah resmi dengan jamaah ilegal.

Selain sebagai identitas, Kartu Nusuk menjadi syarat utama untuk mengakses layanan dan area penting seperti Kota Makkah dan Masjidil Haram.

Kartu tersebut menjadi pelengkap visa haji dan wajib dibawa oleh setiap jamaah.

Antisipasi Masalah Distribusi

Pada dua tahun sebelumnya, distribusi Kartu Nusuk sempat menjadi kendala karena banyak jamaah belum menerima kartu hingga menjelang puncak haji.

Kartu tersebut sangat penting karena menjadi "tiket masuk" menuju Arafah, Mudzalifah, dan Mina.

Untuk mencegah masalah terulang, Kementerian Haji dan Umrah mendorong distribusi dilakukan sebelum keberangkatan dari Indonesia.

Dahnil menjelaskan, "Jadi Kartu Nusuk kalau tahun lalu itu kan dibagi di Saudi. Sekarang ini dibagi di embarkasi, nanti langsung dibagi oleh syarikah."

Langkah percepatan ini mendapat apresiasi dari Marwan Dasopang.

Marwan menyatakan, "Penerbitan visa yang sudah selesai seluruhnya merupakan capaian penting. Demikian juga dengan Nusuk yang akan dibagikan sebelum keberangkatan, ini menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kepada jamaah."

Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan haji setiap tahun memiliki dinamika berbeda.

Marwan juga menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi dari seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi perubahan tersebut.

Penulis :
Shila Glorya