HOME  ⁄  Nasional

Pemprov DKI Jakarta Siap Tertibkan Parkir Liar yang Viral dan Ganggu Lalu Lintas di Sejumlah Titik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemprov DKI Jakarta Siap Tertibkan Parkir Liar yang Viral dan Ganggu Lalu Lintas di Sejumlah Titik
Foto: (Sumber : Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri..)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera menertibkan parkir liar di sejumlah wilayah ibu kota, termasuk kawasan sekitar Grand Indonesia, RSCM, hingga Stasiun MRT Lebak Bulus yang viral karena menyebabkan kemacetan.

Penertiban Parkir Liar di Sejumlah Kawasan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan penertiban dilakukan karena banyak titik parkir liar yang sudah lama tidak tertata dengan baik.

“Jadi, sekarang ini seperti yang terjadi di Jakarta Pusat, misalnya di belakang Grand Indonesia, yang hampir 20 tahun lebih tidak pernah dirapikan, sekarang kami rapikan, termasuk yang di RSCM, itu juga kita rapikan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, langkah ini juga menyasar kawasan lain seperti Rasuna Said yang kerap dikeluhkan masyarakat akibat parkir liar.

Pramono menambahkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan jajaran terkait untuk segera menuntaskan persoalan tersebut di berbagai titik rawan.

Viral Parkir Liar di MRT Lebak Bulus

Penertiban juga dipercepat setelah viralnya parkir liar di kawasan Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang memperlihatkan kendaraan roda dua memenuhi badan jalan.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan separuh jalan digunakan sebagai area parkir liar hingga mengganggu arus lalu lintas.

Seorang warga dalam unggahan tersebut mengeluhkan kondisi jalan yang berubah fungsi dan memicu kemacetan, terutama saat jam sibuk.

Warga sekitar juga menyebut kondisi itu membahayakan pejalan kaki karena mereka terpaksa berjalan di badan jalan akibat trotoar terhalang kendaraan.

Pramono menegaskan telah meminta Wali Kota Jakarta Selatan untuk segera menertibkan parkir liar di lokasi tersebut.

Penertiban ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan di ibu kota.

Penulis :
Ahmad Yusuf