
Pantau - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait serta Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti meninjau progres program perumahan rakyat di Provinsi Sulawesi Utara.
Peninjauan dilakukan terhadap realisasi berbagai program perumahan untuk masyarakat, termasuk kunjungan ke Perumahan Subsidi Jaya Chidaatma Home Koka di Kabupaten Minahasa.
Tito menyampaikan bahwa program tersebut merupakan penugasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri PKP yang didukung oleh Kementerian Dalam Negeri.
Ia mengungkapkan, "Bapak Presiden Prabowo menugaskan Pak Ara Menteri PKP spesifik ini dan saya membantu. Membantu beliau dengan berbagai peraturan-peraturan yang dipermudah, sehingga lebih mudah."
Tito menjelaskan pemerintah memberikan dukungan melalui penyederhanaan berbagai regulasi agar program perumahan dapat berjalan lebih efektif.
Ia menegaskan bahwa program perumahan rakyat merupakan bentuk perhatian besar pemerintah terhadap masyarakat kecil.
Ia juga menyampaikan harapannya agar semakin banyak pemerintah daerah dan masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program tersebut.
Menurutnya, membantu masyarakat kurang mampu juga memiliki nilai ibadah.
Ia mengatakan, "Bagi kami adalah ibadah. Membantu masyarakat yang kurang mampu, dengan hati yang tulus, itulah ibadah. Mudah-mudahan ini bisa mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha Kuasa."
Optimalisasi Perizinan dan Layanan Publik
Dalam kunjungan tersebut, Tito berdialog langsung dengan pengembang serta penghuni perumahan untuk menyerap aspirasi.
Pembahasan difokuskan pada layanan perizinan Persetujuan Bangunan Gedung dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Tito menekankan pentingnya optimalisasi layanan melalui Mal Pelayanan Publik untuk mempercepat proses perizinan.
Ia menyampaikan, "Mal Pelayanan Publik itu sangat-sangat bermanfaat untuk percepatan izin ini. Karena kalau di Mal Pelayanan Publik itu harus dibuat outlet PBG, BPHTB."
Pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan bahwa perizinan PBG dan BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah diberikan secara gratis.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil.
Dampak Ekonomi dan Lanjutan Kunjungan
Tito menyebut pembangunan rumah berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah dibandingkan lahan kosong.
Ia menjelaskan, "Ini kalau tanah ini kosong, kemarin kan kosong, hanya bayar pajak bumi aja, tapi kalau dibangun rumah begini mulai tahun depan selanjutnya dia bayar dua macam, pajak bumi dan bangunan. Makin banyak terbangun rumah, makin banyak PAD."
Setelah peninjauan, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Tempang Dua, Kecamatan Langowan Utara, Kabupaten Minahasa.
Di lokasi tersebut, rombongan meninjau calon penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya serta menyaksikan simulasi tender rakyat.
- Penulis :
- Shila Glorya








