HOME  ⁄  Nasional

DPR Nilai Skema War Tiket Haji Bukan Solusi, Percepatan Antrean Lansia Lebih Mendesak

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

DPR Nilai Skema War Tiket Haji Bukan Solusi, Percepatan Antrean Lansia Lebih Mendesak
Foto: (Sumber : Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq dalam Raker dengan Menteri Haji dan Umrah RI dan Rapat Dengar Pendapat dengan Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026). Foto : Arief/Andri.)

Pantau - Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menilai wacana penerapan skema war tiket dalam penyelenggaraan ibadah haji bukan solusi utama, melainkan percepatan antrean bagi jemaah lansia dan berisiko tinggi yang lebih mendesak.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Menteri Haji dan Umrah RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Maman menekankan pentingnya kebijakan yang memberikan prioritas bagi jemaah dengan kondisi khusus agar tidak harus menunggu terlalu lama.

Ia mengatakan, “Isunya bukan sekadar war tiket, tetapi bagaimana kita bisa mempercepat antrean bagi lansia, bagi yang berisiko tinggi, dan bagi mereka yang tidak memungkinkan menunggu waktu yang terlalu panjang.”

Antrean Panjang Jadi Sorotan

Maman menyoroti lamanya masa tunggu keberangkatan haji di Indonesia yang di sejumlah daerah bisa mencapai puluhan tahun.

Menurutnya, kondisi tersebut harus segera diatasi dengan kebijakan yang lebih berpihak kepada jemaah yang membutuhkan percepatan.

Ia menyebut, “Kita tidak ingin ada orang yang harus menunggu 30 atau 40 tahun lagi untuk berangkat haji, sampai mereka bertanya apakah masih memiliki umur atau tidak saat giliran itu tiba.”

DPR Dukung Sukses Haji 2026

Maman menegaskan Komisi VIII DPR RI berkomitmen mendukung penyelenggaraan ibadah haji 2026 agar berjalan optimal.

Ia menyatakan DPR siap berperan aktif dalam menyosialisasikan kesiapan pemerintah kepada masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

“Kami punya komitmen untuk menyukseskan haji ini. Bahkan kami siap menjadi juru bicara di daerah pemilihan masing-masing untuk menyampaikan bahwa tidak ada persiapan yang lebih sistematis dan lebih siap dibandingkan persiapan haji tahun ini,” ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan