Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Olahraga

Kesatria Bengawan Solo Takluk dari Tangerang Hawks di Kandang Sendiri, Garbelotto Minta Maaf

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kesatria Bengawan Solo Takluk dari Tangerang Hawks di Kandang Sendiri, Garbelotto Minta Maaf
Foto: (Sumber: Pertandingan antara Kesatria Bengawan Solo dengan Tangerang Hawks Basketball Club pada lanjutan IBL 2026 di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, Minggu (1/2/2026). (ANTARA/Aris Wasita).)

Pantau - Kesatria Bengawan Solo kalah 70-83 dari Tangerang Hawks Basketball Club dalam lanjutan IBL 2026 yang berlangsung di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, Minggu, 1 Februari 2026.

Meski menurunkan tiga pemain asing sejak awal pertandingan, Kesatria tetap kesulitan membendung dominasi Tangerang Hawks sepanjang laga.

Pada kuarter pertama, Kesatria tertinggal cukup jauh dengan skor 9-27.

Memasuki kuarter kedua, mereka masih belum mampu memperkecil jarak, dan harus menutup babak pertama dengan skor 33-52.

Performa Membaik, Tapi Belum Cukup

Kesatria menunjukkan perbaikan performa di kuarter ketiga dan keempat, namun upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.

Pertandingan berakhir dengan kekalahan 70-83, selisih 13 poin yang memperpanjang tren negatif Kesatria musim ini.

Kekalahan ini menjadi yang keenam dari tujuh pertandingan yang telah dijalani Kesatria Bengawan Solo sepanjang IBL 2026.

Pelatih Kesatria, Anthony Garbelotto, menyampaikan permintaan maaf atas hasil buruk yang kembali diraih timnya.

"Saya minta maaf atas kekalahan ini," ujar Garbelotto.

Ia mengakui bahwa akurasi serangan timnya masih menjadi kendala, meskipun memuji kekuatan pertahanan anak asuhnya.

Tangerang Hawks Jaga Tren Positif

Di sisi lawan, pelatih Tangerang Hawks, Tondi Raja Syailendra, mengaku bahwa pertandingan ini tidak mudah bagi timnya.

"Mereka memiliki pemain dan pelatih yang bagus. Namun saya bilang ke anak-anak agar tetap percaya diri. Tugas kami adalah meningkatkan kemampuan para pemain, terutama pemain lokal," ungkap Raja.

Pertandingan ini menjadi bagian dari ketatnya persaingan IBL 2026, yang juga diwarnai performa kuat dari tim-tim papan atas seperti Dewa United, Rajawali Medan, dan Satria Muda.

Penulis :
Gerry Eka