
Pantau - Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri sempat menyinggung perihal masalah hukum di Indonesia, saat pengumuman nama cawapres Ganjar Pranowo.
Dalam kesempatan itu, Megawati mengaku kerap di-bully ketika berbicara mengenai masalah penegakan hukum di Indonesia.
“Dulu saya rasanya sepi, sendiri, karena kalau saya ngomong wartawan langsung bully,” ungkap Megawati di Kantor DPP PDIP, Rabu (18/10/2023).
Namun, Megawati kini mengaku tak lagi khawatir. Pasalnya, ia telah menunjuk Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar Pranowo.
Ia meyakini, Mahfud memiliki pengalaman yang panjang di bidang hukum. Bahkan, dirinya pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013.
“Sekarang ada Pak Mahfud nih, belain saya kan? Dan tentunya kita akan bersama yang mengusung Pak Ganjar dan Pak Mahfud,” lanjutnya.
Megawati mengungkapkan, alasan dirinya memilih sosok Mahfud MD untuk mendampingi Ganjar karena terkenal cukup bernyali dalam menegakkan hukum.
“Beliau bisa menjadi wasit yang baik di tengah persaingan politik dan bisnis yang seringkali dirasakan tidak adil,” bebernya.
- Penulis :
- Aditya Andreas
- Editor :
- Ahmad Munjin








