Pantau Flash
Baleg DPR Agendakan Raker dengan Pemerintah Sebelum Bahas RUU Ciptaker
PSBB DKI Jakarta Berlaku Mulai Jumat 10 April 2020
Laboratorium Rapid Test PCR Korona RSPAD Gatot Soebroto Segera Beropersi
Pemerintah: 14.354 Spesimen Telah Diperiksa untuk Deteksi COVID-19
Menkeu: 11,9 Juta Nasabah KUR Dapat Penundaan Cicilan Pokok dan Bunga

Akibat Larangan Arab Saudi, Garuda Indonesia Akan Bawa Pulang Jamaah Umrah

Akibat Larangan Arab Saudi, Garuda Indonesia Akan Bawa Pulang Jamaah Umrah Garuda Indonesia akan tetap menjemput jamaah Indonesia yang umrah ke tanah suci. (Foto: Antara)

Pantau.com - Garuda Indonesia telah membatalkan penerbangan ke Arab Saudi pada hari Kamis (27/2/2020). Langkah ini dilakukan karena larangan pemerintah Arab Saudi akibat penyebaran virus Korona di berbagai negara.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyebut beberapa pihak sedang melobi baik dari kementerian sudah hubungi Duta Besar Arab Saudi. Dirinya pun memastikan jamaah umrah yang sekarang di Arab Saudi akan dipulangkan melalui Garuda Indonesia.

"Kami (Garuda Indonesia) tetap komit bawa pulang mereka. Jadi kita akan pergi kosong dan bawa pulang jamaah umrah dari Arab Saudi," ujar Irfan di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: Arab Saudi Stop Sementara Umrah Buat Pengusaha Travel 'Menjerit'

Ia juga menjelaskan, Garuda Indonesia memiliki empat penerbangan ke tanah suci. Dua ke Jeddah dan dua ke Madinah dengan pesawat badan besar. Dimana dari pelarangan ini akan menimbulkan kerugian bagi Garuda sendiri.

"Implikasinya belum dihitung lagi. Tapi buat kita jangan bahas untung-untungan dulu deh, ini sudah pasti timbulkan kerugian tapi kita bukan perusahaan yang ngomel soal kerugian. Ini tantangan Direksi dan Komisaris perbaiki dalam keadaan apapun," paparnya.

Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi melarang sementara kunjungan jamaah ibadah umrah dari Indonesia dan sejumlah negara lainnya. Larangan pemerintah Arab Saudi ini buntut dari penyebaran virus korona di berbagai negara.

Baca juga: DPR Sayangkan Keputusan Arab Saudi Stop Sementara Pelayanan Umrah

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan pelarangan ini cukup menarik bagi Garuda Indonesia. Karena beberapa penumpang Garuda Indonesia sudah akan berangkat.

"Tapi saya barusan maaf dapat info, ditolak berangkat. Jadi sudah antre di cek in counter tapi dinyatakan tak boleh berangkat. Ini perlu disikapi bersama, tolong anda rasakan kegetiran orang yang mau berangkat tapi gagal," tukasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: