Pantau Flash
Kepanikan Akibat Korona Mereda, BI: Modal Asing Mulai Masuk
Seluruh Atlet PBSI Negatif COVID-19 Usai Jalani Rapid Test
Pegadaian Ajak Masyarakat untuk Gunakan Transaksi Digital
17.534 Orang di Jakarta Sudah Rapid Test, 282 Dinyatakan Positif COVID-19
Kapolri: Kami Siap Laksanakan Pembatasan Sosial Skala Besar

Jokowi Tak Ingin Impor Banjiri Pasar Indonesia

Jokowi Tak Ingin Impor Banjiri Pasar Indonesia Presiden Jokowi. (Foto: ANT)

Pantau.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan produk dalam negeri bisa bersaing dengan produk impor. Praktis, Indonesia tidak lagi dibanjiri produk-produk impor.

"Dan saya tidak mau pasar kita dibanjiri oleh produk impor. Enggak mau. Tapi memang bukan hal mudah dalam ekonomi terbuka kita menutup diri, tidak bisa. Tutup, tak boleh impor, tak bisa," kata Jokowi saat meresmikan acara Usaha mikro kecil menengah (UMKM) Export BRIlianPreneur 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Untuk membendung produk impor masuk ke Indonesia memang tidak mudah. Namun, menurut Jokowi itu ada caranya, yakni produk dalam negeri bisa bersaing dan lebih unggul dari barang-barang impor.

Baca juga: Presiden Jokowi: Ekspor Indonesia (Masih) Didominasi Pengusaha Besar


"Caranya hanya satu, bagaimana kita bisa berkompetisi dengan produk impor itu. Entah dari sisi harga desain, kemasan, harus menang," tambah Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi sangat senang ketika masuk ke acara pameran UMKM hari ini. Dasarnya, saat masuk, langsung dihadirkan dengan produk-produk UMKM dalam negeri dengan desain yang bagus dan sangat fashionable.

"Tak tahu ya pagi hari ini saya senang sekali merasa bahagia sekali. Baru masuk tadi ditunjukkan produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM kita dan tak kayak dulu jadul. Sekarang udah sangat fashion sekali," ujar Jokowi.

Baca juga: Susi: Saya Masih Percaya Pak Presiden Tak Izinkan Ekspor Benih Lobster


Kemudian, lanjut Jokowi, para UMKM juga menampilkan dan penggunaan bahan alam. Selain itu, produk makanan juga kemasannya didesain dengan sangat baik.

"Artinya memang yang masuk di sini kelihatannya dipilih memang brand yang baik dan produk-produk handycraft juga sama. Desain dan penggunaan warna semuanya bagus," ungkap Jokowi.

Jokowi menambahkan, saat ini tinggal bagaimana produk menaikkan dan meningkatkan kapasitas agar bisa ekspor lebih banyak dan besar. Di mana Indonesia pasar domestiknya sangat besar.



Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: