Pantau Flash
Ahmad Sahroni: Penangkapan Gus Nur Berdasarkan Bukti-bukti Jelas
Takaaki Nakagami Raih Pole Position MotoGP Teruel di Aragon
Ade Yasin Bakal Batasi Kendaraan di Jalur Pucak saat Libur Panjang Nanti
Duh, Kepulauan Riau Kekurangan Ventilator untuk Pasien COVID-19
Bamsoet Apresiasi Penetapan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

Usai Bertemu, Ini Permintaan Erick Thohir ke Ahok

Headline
Usai Bertemu, Ini Permintaan Erick Thohir ke Ahok Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Pantau.com/Tatang Adhiwidharta)

Pantau.com - Menteri BUMN Erick Thohir meminta Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk membangun tim yang kuat agar Pertamina bisa melakukan tranformasi sesuai arahan kementerian.

"Jadi tugas Pak Ahok memang salah satunya melakukan transformasi di Pertamina dengan juga melibatkan tim yang ada di dalam untuk semakin kuat, jadi kerja sama tim diperkuat dimintakan Pak Menteri BUMN (Erick Thohir) kepada Pak Ahok," ujar Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menceritakan pertemuan Menteri BUMN Erick Thohir dengan Ahok, di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Pengamat Beri Apresiasi Atas Keberanian Ahok Bongkar Aib Pertamina

Arya Sinulingga, mengungkapkan Menteri BUMN Erick Thohir telah bertemu langsung dengan Basuki Tjahaja Purnama kemarin 17 September, setelah video berisi kritik terhadap Pertamina dan Kementerian BUMN beredar di media sosial beberapa hari lalu.

"Jadi pada pertemuan ini, Pak Ahok menyampaikan apa yang dia lihat di Pertamina, apa saja kelemahan-kelemahannya yang ada dan memberitahu semua ke Pak Menteri. Masukan itu sangat bagus diterima Pak Menteri juga," ucap Arya Sinulingga.

Arya menambah dalam pertemuan itu, Menteri Erick Thohir juga berbagi informasi mengenai Pertamina. "Pak Menteri juga sharing apa saja yang dilihat beliau dari informasi-informasi yang ada, dari sini bisa disatukan dan memang sebagai Komut Pak Ahok ditugaskan Kementerian BUMN untuk melakukan pengawasan terhadap Pertamina, itu bagian tugas dari Pak Ahok," kata Arya Sinulingga.

Baca juga: Ahok Semprot Peruri, Dahlan Iskan: Ini Transaksi Bisnis Biasa

Sebelumnya dalam video yang beredar di media sosial Ahok berpendapat Kementerian BUMN semestinya dibubarkan dan diganti dengan super holding seperti sistem Temasek Singapura, dengan nama Indonesia Incorporation.

Selain itu, Ahok juga menyampaikan kritik kepada Perum Peruri yang meminta dana sebesar Rp500 miliar untuk proyek paperless di Pertamina.

Dalam video itu Ahok juga menilai internal korporasi Pertamina perlu melakukan efisiensi terkait gaji pegawai hingga level direksi. Ia mengkritisi Pertamina sebagai korporasi belum mampu menyeimbangkan keuangan perusahaan, hingga kritik kepada Kementerian BUMN dalam melakukan pergantian direksi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: