Pantau Flash
Siap-siap, Beli Ponsel di Atas Rp7 Juta dari Luar Negeri Wajib Daftar IMEI
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia
Bank Indonesia Yakin Ekonomi Membaik di Semester II-2020
Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan Umrah ke Arab Saudi

Bukan Hanya Tentang Es, Ini 6 Fakta Mengejutkan Benua Antartika

Bukan Hanya Tentang Es, Ini 6 Fakta Mengejutkan Benua Antartika Sebuah gunung es yang dulu ditutupi oleh gletser di Semenanjung Antartika. (Foto: Reuters/Alister Doyle)

Pantau.com - Mendengar kata Antartika, pasti Anda langsung berpikir tentang es. Ya, Antartika merupakan benua yang meliputi Kutub Selatan Bumi. Di benua ini hampir seluruh permukaannya ditutupi oleh es. 

Meski begitu, Antartika bukan hanya tentang es saja. Benua yang berada di kutub ini memiliki banyak misteri yang belum bisa dipecahkan. Bahkan, sejumlah fakta yang saat ini ditemukan oleh para ilmuan masih membuat masyarakat awam terkejut. 

Berikut lima fakta menarik tentang Antartika yang dirangkum Pantau.com dari berbagai sumber:

1. 99 Persen Benua Beku

Gletser Thwaites terlihat dalam citra NASA. (Foto: NASA)

Antartika atau dikenal sebagai Antarctic merupakan gurun terbesar di dunia dengan luas 14 juta kilometer persegi atau 1,3 kali lebih luas daripada daratan Eropa. Permukaan Antartika 99 persen ditutupi oleh es, bahkan saat musim panas tiba. Di sebagian tempat, bahkan es mencapai tebal 5.000 meter.

Baca juga: NASA Temukan Lubang Raksasa di Gletser Antartika, Begini Kata Ilmuwan

2. Tempat Bertemunya Suhu Ekstrem

Sebuah gunung es yang dulu ditutupi oleh gletser di Semenanjung Antartika. (Foto: Reuters/Alister Doyle)

Suhu terendah yang pernah tercatat di benua es itu mencapai -98,6 derajat Celcius yang menjadikan Antartika benua paling dingin di muka bumi. Selain itu, suhu terpanas yang pernah tercatat mencapai 15 derajat Celcius pada 5 Januari 1974. 

Selain suhu ekstrem, angin yang bertiup di wilayah itu mencapai kecepatan 320 km/jam. Hal tersebut juga berkontribusi terhadap iklim dingin dunia

3. Udara Bisa Meledakkan Air

Gunung es B-31 di Antartika. (Foto: Reuters/NASA)

Suhu ekstrem di Antartika mampu membuat sebuah besi pecah dan hancur. Biasanya ilmuwan akan mengganti secara berkala peralatan yang digunakan di sana untuk menghindari kecelakaan. Selain itu, suhu yang sangat ekstrem ini juga mampu membuat air membeku dengan cepat, bahkan meledak dan menghasilkan kristal es yang sangat keras. 

4. Penduduk Antartika


Dua pinguin Adelie di atas sebuah gletser yang terpecah di Antartika. (Foto: Reuters/Pauline Askin)

Meski menjadi wilayah paling dingin di muka bumi, Antartika ternyata memiliki penghuni. Penduduk Antartika sendiri merupakan anggota tim peneliti yang berasal dari berbagai negara. Di musim panas, ada sekitar 4.000 peneliti, sedangkan selama musim dingin hanya sekitar 1.000 orang yang bertahan. Penduduk Antartika  tinggal di 80 stasiun penelitian.

Baca juga: Snow Dragon 2, Kapal Es Pertama China Siap Berlayar ke Antartika

Selain manusia, spesies hewan yang hidup di wilayah itu adalah penguin raja, penguin kaisar, ikan paus biru, anjing laut, serta beberapa spesies serangga seperti nyamuk Belgica Antartica yang merupakan penduduk asli. Antartika juga merupakan benua satu-satunya dimana reptil tidak ditemukan.

Semetara itu, tumbuhan yang bisa hidup di wilayah ini hanya lumut yang berjumlah lebih dari 100 spesies, 25 liveworts dan 2 spesies tanaman bunga yang hanya bisa tumbuh pada musim panas dan hilang di musim dingin.

5. Hanya 2 Persen yang Mampu Diselidiki Manusia

Sebuah fosil paus terlihat di daratan Antartika. (Foto: Reuters/Paulo Whitaker)

Benua Antartika memiliki luas sebesar 14 juta kilometer persegi. Dari luas yang sangat besar ini hanya 2 persen yang mampu dijangkau oleh manusia. Sisanya masih dibiarkan karena tak ada kekuatan yang mampu menjangkaunya.

Saat ini ilmuwan masih kesulitan dengan udara yang super dingin serta kekuatan angin yang mampu menerbangkan apa saja.

6. Benua Tanpa Pemerintahan

Kapal Greenpeace di Neko Harbour, Antartika. (Foto: Reuters/Alexandre Meneghini)

Antartika merupakan benua tanpa negara dan pemerintahan di dalamnya. Namun, beberapa negara mengklaim memiliki kedaulatan pada sejumlah wilayah di Antartika. Meski demikian, ada sistem yang mengatur hubungan antar negara tentang kedaulatan negaranya dan harus netral secara politik di Antarktika yaitu Antartic Treaty System.

Ada 49 negara yang telah menandatangani perjanjian itu dan memiliki hak untuk menggunakan daerah tersebut hanya untuk tujuan penelitian ilmiah.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Internasional

Berita Terkait: