Pantau Flash
Penanganan COVID-19 di Jakarta Disebut Lebih Baik dari Jabar dan Banten
PSI pada Jokowi: Mudik Harus Dilarang, Kalau Imbauan Saja Tak Akan Efektif
Update COVID-19 3 April: 1.986 Kasus Positif, 134 Sembuh, 181 Meninggal
25 Anak Usaha Pertamina Akan Didivestasi dan Likuidasi
Pandemi Korona di Indonesia Bisa Berakhir Bulan Mei, tapi Ada Syaratnya

Jumlah Korban Terjangkit Virus Korona di Malaysia Bertambah Jadi 19 Orang

Jumlah Korban Terjangkit Virus Korona di Malaysia Bertambah Jadi 19 Orang Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad saat jumpa pers. (Foto: Antara/Agus Setiawan)

Pantau.com - Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan terjadi penambahan satu orang lagi positif terjangkit virus korona (COVID-19) sehingga jumlah total kasus menjadi 19 orang.

"Dari jumlah tersebut sembilan orang dari Patient-Under-Investigation (PUI), delapan dari kontak terdekat dan dua orang dari warga Malaysia yang dibawa pulang melalui misi kemanusiaan," ujar Menteri Kesehatan Malaysia,  Dzulkefly Ahmad di Putrajaya, Kamis (13/2/2020).

Baca juga: Peneliti Ungkap Trenggiling Sebarkan Virus Korona dan Sendai

Dia mengatakan dari jumlah tersebut 13 orang merupakan warga negara China dan enam orang adalah warga negara Malaysia.

"Untuk yang kontak dekat sebanyak 223 orang sudah teridentifikasi. Hingga kini penelitian terhadap kontak terdekat masih diteruskan lagi untuk mengenali kontak terdekat yang terjangkit," katanya.

Dia mengatakan seorang warga negara China berumur 39 tahun yang merupakan kawan dari kasus nomer 14 dan anak dari kasus nomer 16 sedang menerima perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL).

"Dia bersama empat orang yang lain telah tiba dari Wuhan, China pada 25 Januari 2020. Seperti kasus terdahulu yang diketahui positif (Kasus 15 dan 16) masing-masing pada 5 Februari dan 7 Februari, dia telah diawasi di bawah perintah pengawasan dan pemantauan," katanya.

Baca juga: Ilmuwan: Pria Lebih Rentan Terhadap Virus Korona

Dia mengatakan hasil pemantauan yang dilakukan secara terus-menerus kepada individu tersebut oleh Kantor Kesehatan Daerah (PKD) mendapatkan orang tersebut mengalami gejala demam dan batuk pada 12 Februari 2020.

"Dia telah dirujuk ke HKL untuk dimasukkan ke ruangan untuk menerima perawatan dan penyelidikan selanjutnya. Uji verifikasi corona terhadapnya telah menunjukkan positif pada hari yang sama. Dia kini dimasukkan ke ruang isolasi HKL dan dalam keadaan stabil," katanya.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: