Pantau Flash
Sean Connery, Pemeran James Bond Meninggal di Usia 90
Milenial Jangan Dimanja Tuai Pro dan Kontra, Megawati Santai
Jakarta sebagai Kota Terbaik Dunia dalam STA 2021, Anies: Alhamdulillah
Presiden Jokowi Kecam Pernyataan Emmanuel Macron yang Hina Islam
1 Tahun Pengabdian, Mendes PDTT Peroleh Penghargaan IPB

Baku Tembak TNI-KKSB Pecah di Intan Jaya, Satu Prajurit Gugur

Baku Tembak TNI-KKSB Pecah di Intan Jaya, Satu Prajurit Gugur Ilustrasi KKB. (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Kontak tembak antara TNI dengan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di sekitar Koramil Persiapan Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (19/9/2020) menyebabkan satu prajurit gugur.

Memang benar Pratu Dwi Akbar Utomo, anggota TNI yang tergabung dalam satuan tugas bawah kendali operasi (BKO) aparat teritorial tewas tertembak dalam kontak tembak, kata Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria di Jayapura.

Baca juga: Pesawat Dabi Air Ditembaki di Bandara Bilogai Papua oleh KKB

Dijelaskannya, korban yang merupakan anggota Yonif 711/RKS/Brigif 22/OTA, Kodam XIII/MDK yang di BKO kan ke Kodam XVII Cenderawasih meninggal akibat luka tembak yang dideritanya. Dalam kontak tembak yang terjadi pukul 13.20 wit itu menyebabkan korban tertembak dan sempat di bawa ke puskesmas Sugapa. 

Aparat keamanan gabungan TNI dan Polri saat ini melaksanakan penyisiran di sekitar tempat kejadian, kata Reza seraya menambahkan satgas apter yang bertugas di Papua untuk menyiapkan koramil dan kodim baru.

Pembentukan kodim dan koramil dalam rangka membantu pemerintah daerah melaksanakan pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, kata Letkol Arm Reza.

Baca juga: Komisi I DPR: Gerakan Separatisme Papua Merdeka Disokong Pihak Luar Negeri

Dalam bulan September tercatat tiga kasus penyerangan dan penembakan terhadap warga sipil dan TNI hingga menewaskan dua anggota TNI-AD dan satu warga sipil serta dua sipil lainnya terluka.

Adapun nama-nama korban yaitu Selasa, 15 September dua tukang ojek terluka. Kemudian Kamis, 17 September 2020, dua orang meninggal yakni Serka Sahlan dan Badawi yang berprofesi tukang ojek. Sertahari ini terjadi kontak tembak yang menewaskan Pratu Dwi Akbar Utomo.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: