Pantau Flash
Tim SAR Kerahkan 4 Helikopter ke Paniai Evakuasi Heli PT NUH
Total Kasus Positif di Lingkungan KPK Mencapai 115 Orang
Pesawat Dabi Air Ditembaki di Bandara Bilogai Papua oleh KKB
Belum Bayar Utang ke Negara, Bambang Trihatmodjo Dicegah ke Luar Negeri
Ketua KPU RI Arief Budiman Positif COVID-19

Demo Ratusan Massa Tolak Omnibus Law Warnai Pidato Kenegaraan Jokowi

Demo Ratusan Massa Tolak Omnibus Law Warnai Pidato Kenegaraan Jokowi Ratusan masa aksi menggelar aksi demonstrasi di Jalan Gerbang Pemuda, Gelora, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2020) (Foto: Antara/Fauzi Lamboka)

Pantau.com - Ratusan massa menggelar aksi demonstrasi menjelang pidato Presiden Jokowi tentang RAPBN 2021 di dekat gedung DPR/MPR Jakarta. Massa berkumpul dan berorasi di Jalan Gerbang Pemuda, beberapa kilometer dari depan gedung DPR/MPR pada pukul 13.00 WIB.

Massa aksi terdiri dari beberapa elemen organisasi diantaranya Front Perjuangan Rakyat, Front Mahasiswa Nasional, hingga Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI). Mereka menuntut pencabutan dan pembatalan Omnibus Law seluruhnya.

Massa juga meminta negara harus bertanggung jawab atas pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga perampasan upah buruh Indonesia dengan dalih pandemi virus korona (COVID-19). Ratusan petugas terlihat mengamankan aksi demonstrasi itu. Barikade kawat berduri juga dipasang untuk mencegah gerak massa menuju ke depan gedung DPR/MPR.

Baca juga: Hinca Demokrat: Omnibus Law RUU Cilaka

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dimulai pukul 09.00-11.00 WIB, lalu dilanjutkan dengan pidato nota keuangan pemerintah dalam rangka RAPBN 2021 mulai pukul 14.00-16.00 WIB.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memastikan selama sidang tahunan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, serta Rapat Paripurna DPR RI berlangsung, tidak ada kegiatan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI. "Hari ini nggak boleh demo di depan kantor DPR ya. Hari ini ada kegiatan Pidato Kenegaraan. Jadi tidak boleh sama sekali ada kegiatan di depan pintu DPR RI," kata Yusri di Jakarta, Jumat pagi.

Yusri menyampaikan jika nantinya tetap didapati adanya massa yang akan menyampaikan pendapat, mereka akan dialihkan oleh petugas keamanan. "Jangan sampai mengganggu ketertiban masyarakat baik itu pengguna jalan maupun masyarakat-masyarakat yang masih beraktivitas," ujar Yusri.

Baca juga: 6.300 Personel Kawal Sidang Tahunan MPR, Polda Metro Pastikan Tak Ada Demo

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: