Pantau Flash
Baleg DPR Agendakan Raker dengan Pemerintah Sebelum Bahas RUU Ciptaker
PSBB DKI Jakarta Berlaku Mulai Jumat 10 April 2020
Laboratorium Rapid Test PCR Korona RSPAD Gatot Soebroto Segera Beropersi
Pemerintah: 14.354 Spesimen Telah Diperiksa untuk Deteksi COVID-19
Menkeu: 11,9 Juta Nasabah KUR Dapat Penundaan Cicilan Pokok dan Bunga

Dibuang Majikan di Malaysia, TKW Asal Cirebon Ditemukan Depresi

Headline
Dibuang Majikan di Malaysia, TKW Asal Cirebon Ditemukan Depresi Identitas TKW asal Cirebon, Jawa Barat, yang dibuang majikannya di Malaysia. (ANTARA/Ho- SBMI cabang Cirebon)

Pantau.com - Jumaroh, Tenaga Kerja Wanita Indonesia (TKW) berasal dari Desa Kalisari, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yang bekerja di Malaysia dibuang oleh majikannya dan saat ditemukan dalam kondisi depresi.

"Kondisi Jumaroh saat ditemukan oleh pekerja lain dalam keadaan depresi," kata Sekretaris Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Cirebon Abdul Rokhman di Cirebon, Rabu (19/2/2020).

Berdasarkan informasi yang diperoleh SBMI Cabang Cirebon, TKW bernama Jumaroh saat ditemukan sedang sendirian dan tidak tahu akan ke mana.

Baca juga: Seorang TKW Indonesia Tewas di Malaysia, Diduga Dibunuh Mantan Suami

Setelah ditanya lebih detail oleh sesama TKW, Jumaroh hanya mengingat nama dan alamat orang tuanya yang berada di Cirebon. Karena pada saat ditemukan Jumroh tidak membawa identitas apa pun.

"Jumaroh sempat dibawa ke KJRI, namun ditolak dengan alasan tidak ada identitas," ungkapnya.

Lebih lanjut, menurut Rokhman, ada seseorang yang menghubungi SBMI Cabang Cirebon untuk menelusuri alamat Jumroh yang berada di Cirebon.

Baca juga: 2 Hari Tiba di Arab Saudi, Lilis Meninggal Dunia

Setelah didatangi ke alamat yang diinformasikan, SBMI Cabang Cirebon bertemu dengan keluarga dan setelah diperlihatkan fotonya membenarkan bahwa dia adalah anggota keluarga yang sedang bekerja di Malaysia." Penuturan pihak keluarga selama pergi ke Malaysia, Jumaroh hanya dua kali berkomunikasi dan sekali mengirimkan uang," tuturnya.

Rokhman mengatakan, dari informasi yang didapat, bahwa Jumaroh selama bekerja di majikannya yang bernama Liem Siaw Siang di Johor Baru, Malaysia, gajinya ditahan serta dieksploitasi dalam bekerja.

"Tapi saat ini Jumaroh sudah bisa diterima KJRI dan kami terus memantau kasus ini sampai hak-haknya dipenuhi majikan," tandasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta