Pantau Flash
Lin Dan Putuskan Pensiun
DPR Setujui Anggaran Kemenparekraf 2020 Dipangkas Rp2 Triliun
Bertambah 1.447, Kasus Positif Korona di RI Tembus Angka 62.142 Jiwa
Pertama Kalinya dalam 62 Tahun, Sony Akan Berganti Nama
Kreativitas Jadi Kunci e-Commerce saat Lebaran Selama Pandemi COVID-19

Dishub Ingatkan Ojol Hanya Boleh Angkut Barang selama PSBB

Dishub Ingatkan Ojol Hanya Boleh Angkut Barang selama PSBB Ilustrasi pengendara ojek online di wilayah DKI Jakarta. (Foto: Antara)

Pantau.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pengendara ojek online hanya diperkenankan mengangkut logistik dan barang selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Ibu Kota.

"Pengaturan roda dua online sudah dijelaskan dengan baik, hanya untuk pengangkutan logistik atau barang," kata Syafrin saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jumat (10/4/2020).

Pengendara sepeda motor pribadi masih diperbolehkan membawa penumpang asalkan penumpang tersebut memiliki domisili yang sama dengan pengemudi motor. "Tujuannya saat ini roda dua juga jadi moda utama para pekerja di Jakarta untuk melakukan kegiatan sehari-hari," katanya.

Baca juga: GoRide-GrabBike Hilang dari Aplikasi Gojek dan Grab

Syafrin kemudian mengatakan, sepeda motor pribadi diperkenankan untuk membawa penumpang, karena moda transportasi tersebut adalah sarana mobilitas utama para pekerja di Jakarta.

Pada kesempatan yang terpisah, Dirlantas Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat yang mengendarai sepeda motor wajib menggunakan masker dan sarung tangan saat berkendaraan.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan COVID-19 di DKI Jakarta.

"Di dalam Pergub 33 Tahun 2020 itu disebutkan bahwa kewajiban menggunakan sarung tangan dan masker," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo saat meninjau check point PSBB di Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Jumat (10/4).

Baca juga: Fitur GoRide Hilang dari Aplikasi, Gojek: Kami Patuhi Keputusan Pemprov DKI

Menurut Sambodo, rata-rata pengemudi sepeda motor sudah banyak yang memakai masker. Tapi untuk sarung tangan, hampir 99 persen pengemudi tidak menggunakannya.

Pada hari pertama penerapan PSBB juga terpantau masih banyak pengendara yang tidak menggunakan masker maupun sarung tangan. Maka, lanjut Sambodo, perlu disosialisasikan kepada masyarakat untuk mengenakan masker dan sarung tangan.

"Termasuk juga posisi penumpang dalam kendaraan itu juga harus disosialisasikan lebih baik lagi," kata Sambodo.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: