Pantau Flash
Warga Padang Dilarang Keluar Malam dari Pukul 22.00-06.00 WIB
Kota Tegal Resmi Karantina Wilayah
Olahraga Indonesia Fokus Menangani COVID-19
Pemprov Jabar Resmi Keluarkan Maklumat Larangan Mudik dan Piknik
DKI Jakarta Stop Operasional Bus Antarkota dan Provinsi

Kominfo Minta Masyarakat Tidak Termakan Hoaks Virus Korona

Kominfo Minta Masyarakat Tidak Termakan Hoaks Virus Korona Pesan broadcast melalui aplikasi whatsapp yang menyebar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Foto: Antara/Pradita Kurniawan Syah)

Pantau.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta masyarakat bijak dalam memilah dan memilih informasi yang berkaitan dengan wabah virus korona di dunia maya.

"Tidak semua informasi di internet terkait virus corona benar dan valid," kata pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu, Sabtu.

Baca juga: Kemenkes Khawatir WNI di Diamond Princess Terjangkit Korona Tanpa Gejala

Kominfo menjaring 119 konten hoaks maupun disinformasi yang berkaitan dengan virus korona dalam kurun waktu 23 Januari hingga 20 Februari. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan data 12 Februari yang mengidentifikasi 86 konten hoaks.

Melihat jumlah hoaks dan disinformasi yang berkaitan dengan virus korona terus meningkat, Kominfo meminta masyarakat untuk mencari informasi melalui situs-situs resmi.

"Jika informasi yang diterima masih diragukan kebenarannya, silakan cek kebenarannya dengan melalukan cross check ke media official lainnya," kata Ferdinandus.

Baca juga: WNI di Kapal Diamond Princess 'Kecewa' Jika Evakuasi Lewat Jalur Laut

Beberapa hoaks terbaru temuan Kominfo adalah mengenai pasien korona yang dirawat di rumah sakit di Maumere, Nusa Tenggara Timur, daerah Cikarang, Bekasi memasuki masa Siaga 3 virus korona, serta virus korona berasal dari cula badak.

Kementerian ini rata-rata mengidentifikasi dan memvalidasi empat hingga enam hoaks yang berkaitan dengan virus korona setiap hari.

Tim Pantau
Editor
Reza Saputra
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: