Pantau Flash
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
Nihil Kasus Baru di 6 Provinsi, Positif COVID-19 di Indonesia 29.521 Kasus
PSBB di Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
PSBB Masa Transisi, Gojek: Driver Dapat Layani Penumpang 8 Juni
Rapimnas Gerindra Minta Prabowo Kembali Pimpin Partai

Pasutri Asal Pekanbaru Ini Buat Masker Sendiri dan Bagikan Gratis ke Warga

Pasutri Asal Pekanbaru Ini Buat Masker Sendiri dan Bagikan Gratis ke Warga Ridho Ikhsan dan Fella Diasary di Kota Pekanbaru membuat masker dari kain yang hasilnya dibagikan gratis ke warga untuk mencegah penyebaran virus corona. (Foto: Dok pribadi Ridho Ihsan)

Pantau.com - Pasangan suami istri di Pekanbaru secara swadaya membuat masker dari kain yang dibagikan gratis ke warga dan rumah sakit demi mencegah penyebaran virus korona baru atau COVID-19.

“Istri saya menjahitnya sendiri, dan saya bantu menggunting dan memasang karetnya,” kata Ridho Ikhsan di Pekanbaru, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Wajib Tahu! Rapid Test Korona di Jakarta Bukan untuk Sembarang Orang

Ridho bersama istrinya Fella Diasary memanfaatkan mesin jahit sendiri untuk membuat masker kain. Menggunakan bahan tekstil jenis oxpord, ia mengatakan dari satu meter kain bisa menjadi 20 helai masker.

Ia mengatakan istrinya memang hobi menjahit, dan keduanya ingin membantu orang-orang yang kesulitan mendapatkan masker. Saat virus korona menyebar hingga ke Riau, masker jadi barang langka dan mahal.

Produksi masker pertama mereka jadi sebanyak 25 helai dan sudah habis dibagikan kepada sekuriti dan dokter di RSUD Selasih Pelalawan, RS Efarina dan sisanya untuk anak dan keponakan mereka.

Baca juga: Anggota Dewan Ini Usul Gedung DPR Disulap Jadi RS Darurat Korona, Setuju?

Keduanya kini masih terus memproduksi masker tersebut untuk dibagikan kepada siapa saja yang membutuhkannya.

“Ini lagi bikin bahannya empat meter. Untuk siapa saja yang butuh, dan gratis untuk siapa saja,” kata Ridho.

Aksi sosial keduanya mulai menarik minat warga lainnya untuk menyumbang untuk pembuatan masker kain. Namun, Ridho mengatakan membatasi donasi karena keduanya tidak bisa memproduksi masker dalam jumlah terlalu banyak.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia