Pantau Flash
Akibat Larangan Arab Saudi, Garuda Indonesia Akan Bawa Pulang Jamaah Umrah
Mencekam! 3 Babon Kabur dari Truk Penangkaran
Seorang Pemain Liga Italia Positif Terinfeksi Virus Korona
Bareskrim Terus Kembangkan Penyidikan Kasus Penipuan Putri Arab Saudi
Sudah Ada 3 Lapas Sediakan Ruang Saluran Hasrat untuk Napi di Indonesia

Pemerintah Diminta Tetapkan Siaga 1 untuk Antisipasi Masuknya Virus Korona

Pemerintah Diminta Tetapkan Siaga 1 untuk Antisipasi Masuknya Virus Korona Ilustrasi warga menggunakan masker agar tak tertular virus korona. (Foto: ANTARA)

Pantau.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni meminta pemerintah untuk menetapkan siaga I untuk mengantisipasi penyebaran virus korona masuk ke wilayah Indonesia melalui bandara maupun pelabuhan laut.

"Pemerintah disarankan tetapkan siaga satu dengan diikuti langkah-langkah konkrit berupa melakukan pengecekan terhadap manusia, hewan maupun barang yang masuk lewat banda maupun pelabuhan," kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Menkeu Sebut Virus Korona Timbulkan Pesimisme pada Perekonomian

Bahkan, lanjut dia, kalau perlu seluruh pesawat dan kapal yang transit maupun berlabuh di bandara serta pelabuhan dilakukan penyemprotan disinfektan guna mengantisipasi terjadinya penyebaran virus korona dari negara lain.

"Kementerian kesehatan, imigrasi, beacukai, dan polri harus bersiaga dan bersinergi melakukan cegah tangkal jangan sampai ada orang, hewan maupun barang yang terindikasi membawa virus lolos masuk ke Indonesia," tegas politisi Partai NasDem ini.

Yang tak kalah penting, kata Sahroni, seluruh kepala daerah membuka keran informasi dan data terkait dinamika seputar penyebaran virus korona di wilayahnya masing-masing yang dapat dan mudah diakses oleh masyarakat.

Tentu hal itu diikuti pula dengan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus korona di wilayahnya masing-masing.

"Di mana pusat informasinya, siapa-siapa pihak yang bisa dihubungi, call centernya, semua harus diinformasikan kepada masyarakat luas mengingat begitu berbahayanya virus ini," tuturnya.

Baca juga: BKPM Berharap Virus Korona Tak Pengaruhi Investasi dari China

Dalam kesempatan itu, Sahroni mengapresiasi langkah Polri melalui Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) yang aktif terlibat dalam sosialisasi dan pencegahan masuknya virus korona.

Sahroni menekankan, Polri harus memaksimalkan peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkantibmas) dalam upaya sosialisasi siaga virus korona.

"Semua Kapolda harus menginstruksikan jajarannya untuk memaksimalkan peran Bhabinkantibmas. Sebagai unsur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Bhabinkantibmas harus reaktif mensosialisasikan bahaya virus korona," pesan Sahroni.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: