Polda Metro: Dua Anak Perempuan Korban Tewas Mengering di Kalideres sudah Diperiksa

Headline
Lokasi penemuan mayat satu keluarga diduga kelaparan di Kalideres, Jakarta Barat. (Foto: Tangkapan layar)Lokasi penemuan mayat satu keluarga diduga kelaparan di Kalideres, Jakarta Barat. (Foto: Tangkapan layar)

Pantau –  Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi terkait temuan mayat yang mengering di sebuah rumah di Kalideres, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan bahwa kedua saksi tersebut merupakan anak dari korban Rudiyanto dan Margareth.

“Kita telah memeriksa beberapa saksi di antaranya dua orang anak daripada korban Rudyanto dan Margareth. Dua anaknya di Bekasi sudah diperiksa,” kata Zulpan saat dikonfirmasi pada Jumat (18/11/2022).

Diketahui, Rudyanto dan Margareth merupakan pasutri korban yang mayatnya mengering di lokasi kejadian di Kalideres, Jakarta Barat.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya kini mulai mengusut adanya dugaan satu keluarga tewas ‘mengering’ di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) lantaran mengurung diri dari para tetangganya.

“Ini menunjukkan yang bersangkutan dengan tetangga dan lain sebagainya apakah sifatnya ini mengurung diri dan lain sebagainya,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi di TKP, Rabu (16/11/2022).

Dugaan ini semakin menguat saat ditemukan gunungan sampah di rumah sekeluarga tewas ‘mengering’ di Kalideres. Kendati demikian, Hengki Haryadi belum bisa menyimpulkan apakah korban sengaja menyimpan gunungan sampah tersebut.

“Dalam TKP, sore hari ini kita temukan gunungan sampah yang ada di dalam jadi bisa kita asumsikan sementara nanti kita ahli yang akan menjelaskan kenapa kok buang sampahnya di dalam rumah, tidak keluar,” jelas Hengki Haryadi.

Secara rinci, Hengki Haryadi menyebutkan bahwa gunungan sampah ini bervariasi jenisnya, salah satunya bungkus makanan.

“Ada bekas makanan, ada ya segala jenis sampah ya. Kita belum bisa menyimpulkan (sampah sudah tersimpan berapa lama) ya. Cukup banyak ya,” tambahnya. [Lsporan Kiki]

Tim Pantau
Editor
M. Abdan Muflih
Penulis
M. Abdan Muflih