Pantau Flash
Update COVID-19 per 5 Desember: Tambah 6.027, Kasus Positif Jadi 569.707
Pejabat Kemensos Kena OTT KPK, Diduga Terkait Dana Bansos COVID-19
PKS Putuskan Abstain di Pilkada Solo
Djoko Tjandra Dituntut 2 Tahun Bui Kasus Surat Jalan Palsu
Benny Wenda Siap Temui Jokowi: Dengan Kedudukan Setara Negara dan Negara

Polda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan di DKI Jakarta

Headline
Polda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan di DKI Jakarta Pengendara ojek daring melintasi jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (29/3/2020). (Foto: Antara)

Pantau.com - Polda Metro Jaya memastikan tidak ada penutupan jalan baik di tol maupun jalur arteri di seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Diinformasikan kepada seluruh warga masyarakat di DKI Jakarta dan sekitarnya bahwa tidak ada penutupan jalan untuk besok, jalanan normal seperti biasa baik tol ataupun jalur arteri," demikian dilansir dari akun @TMCPoldaMetro, Senin (30/3/2020).

Informasi tersebut disampaikan untuk mengklarifikasi kabar yang mengatakan akan adanya pemberlakuan "lockdown" di wilayah DKI Jakarta.

Baca juga: Polisi Siapkan Skenario Pembatasan Akses Menuju dan Keluar Jakarta

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus saat dikonfirmasi mengatakan, simulasi akan dilakukan di dalam ruangan dengan menggunakan peta (mapping) dan tidak dilakukan di lapangan dengan menutup jalan.

"Kalau simulasi itu simulasi di dalam ruangan saja, enggak ada di lapangan, dalam ruangan saja pakai mapping, dalam ruangan saja pakai peta," kata Yusri saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2020).

Secara garis besar simulasi tersebut akan dilakukan dengan mengumpulkan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk dimintai rencana dari masing-masing Polres.

"Jadi perwakilan saja dari masing-masing Polres, di dalam ruangan kita taruh peta, jadi bagaimana dan apa rencananya? Begitu saja, cuma latihan simulasi biasa," ujarnya.

Baca juga: Khawatir COVID-19, Warga Cipinang Melayu Tutup Jalan dengan Seng

Yusri juga menegaskan Jakarta tidak dalam kondisi atau akan melakukan karantina atau "lockdown".

"Sekarang situasi Jakarta masih social distancing, physical distancing, tidak ada karantina wilayah atau lockdown. Tapi kita harus tetap latihan. Apapun yang terjadi kita sudah latihan," kata Yusri.

Polda Metro Jaya akan bertindak untuk menegakkan keputusan yang diambil oleh pemerintah. Karena itu jajarannya akan menggelar latihan untuk bersiap terhadap apapun keputusan pemerintah.

"Jakarta belum mengenal karantina, tapi kalau pemerintah mau laksanakan silahkan. Tapi kita sudah latihan, kita harus latihan dulu," ujarnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: