Pantau Flash
Khofifah Minta Warga Jatim Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap OTG
CEO Leipzig Bantah Soal Transfer Timo Werner ke Chelsea
Jubir Presiden Kazakhstan Positif COVID-19
Survei: Sejak Pandemi, Aktivitas Anak Main Game Komputer Berkurang
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan

Puluhan Tenaga Medis di Purwakarta ODP COVID-19

Puluhan Tenaga Medis di Purwakarta ODP COVID-19 Anggota Tim Satgassus COVID-19 Purwakarta, Jabar dr Erlita Sari. (Foto: Antara/HO-Pemkab Purwakarta)

Pantau.com - Satuan Tugas Khusus COVID-19 Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menyatakan bahwa sebanyak 35 tenaga medis berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus korona jenis baru COVID-19.

"Pada Jumat ini terjadi penambahan yang cukup signifikan terkait ODP corona," kata anggota Tim Satgassus COVID-19 Purwakarta dr Erlita Sari, di Purwakarta, Jumat (27/3/2020).

Ia mengemukakan, sebelumnya jumlah ODP corona di Purwakarta semula hanya berjumlah 48 orang. Tapi kini naik signifikan menjadi 100 orang.

Baca juga: Ini Penyebab Utama Melonjaknya Kasus Positif COVID-19 di Tanah Air

Menurut dia, penambahan jumlah ODP corona ini disebabkan karena adanya tenaga kesehatan dan keluarga pasien yang memang kontak langsung dengan orang yang berstatus positif.

"Jadi hingga Jumat ini, perkembangannya adalah ODP 100 orang, empat PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan satu orang positif COVID-19," katanya.

Baca juga: Hasil Negatif Rapid Test Tak Jamin Bebas COVID-19

Ia mengimbau agar masyarakat mengikuti anjuran pemerintah untuk berdiam di rumah dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona yang mematikan itu.

Berbagai upaya yang telah Satgassus, kata dia, adalah terus meminimalisasi penyebaran corona di wilayah Purwakarta. Di antaranya dengan melakukan disinfeksi areal publik oleh dinas-dinas di lingkungan Pemkab Purwakarta secara simultan oleh petugas gabungan.

"Kita juga akan melakukan penambahan kapasitas ruangan isolasi di RSUD Bayu Asih dan penjajakan kesiapan rumah sakit swasta dalam kesiapan antisipasi COVID-19," demikian Erlita Sari.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: