Pantau Flash
Rekor Harian Baru! Bertambah 2.657, Positif COVID-19 Tembus 70 Ribu
BKPM Pastikan Juli 2020 Sudah Ada Relokasi Pabrik
Erick Thohir Prediksi Ekonomi Pulih 100 persen di Tahun 2022
Menpan RB: SKB CPNS 2019 akan Digelar pada September-Oktober 2020
Jumlah Penumpang Tumbuh, Bos Garuda: Belum Sesuai Ekspektasi

Sumbar Bersiap untuk New Normal, Politisi Demokrat Peringatkan Pemerintah

Sumbar Bersiap untuk New Normal, Politisi Demokrat Peringatkan Pemerintah Anggota DPR RI dapil Sumbar II Mulyadi (kiri). (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Anggota DPR RI dapil Sumbar II, Mulyadi meminta masyarakat daerah itu tetap disiplin dalam menghadapi kebijakan skenario new normal dengan selalu mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran pandemi COVID-19.

"Pandemi virus ini belum berakhir dan kita tetap harus disiplin dalam menjaga kebersihan tubuh agar tidak mudah terpapar virus," katanya ketika dihubungi dari Padang, Kamis (28/5/2020).

Ia mengatakan Sumatera Barat menjadi satu dari empat provinsi yang akan menerapkan kebijakan Normal Baru sebagai upaya untuk memulihkan perekonomian. Menurut dia dengan diterapkannya kebijakan tersebut maka kegiatan perekonomian kecil, menengah maupun besar dapat beroperasi kembali.

Baca juga: Presiden Jokowi Siapkan 4 Insentif Khusus untuk Petani dan Nelayan

Namun, dirinya mewanti-wanti walaupun kegiatan perekonomian dapat berjalan tetap harus mengedepankan protokol sebagai bentuk pencegahan vitus

"Saya mengajak seluruh masyarakat Sumbar untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol pencegahan penyebaran virus korona (COVID-19) ketika beraktivitas," kata dia

Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Barat itu juga mengimbau para pelaku ekonomi juga menyesuaikan dengan regulasi pemerintah dan pemerintah juga harus proaktif membantu para pelaku usaha untuk menjaga fasilitas sosial agar tetap steril.

"Pelaku usaha juga harus menyesuaikan dengan situasi, tidak boleh lengah, harus terus waspada agar virus ini tidak terus menyebar," ungkapnya.

Politisi Demokrat itu juga mengingatkan pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah masa pandemi ini karena berjalannya kebijakan baru banyak yang menanggung kerugian ekonomi dan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Yogyakarta Siapkan Protokol 'New Normal' di Tengah Pandemi Korona

"Pemerintah harus memiliki solusi untuk masyarakat yang kesulitan dengan cepat menyalurkan bantuan untuk meringankan beban mereka," katanya.

Ia mengatakan sebagai anggota DPR RI telah menyalurkan berbagai bantuan untuk masyarakat menghadapi masa pandemi. Selain itu dirinya menyiapkan 10.000 sembako untuk membantu masyarakat Sumbar menghadapi masa pandemi.

"Di tengah masa pandemi ini kita harus saling bekerja sama untuk membantu masyarakat, Alhamdulillah bantuan sembako sudah mulai tersalurkan untuk membantu saudara kita semua," katanya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: