Pantau Flash
Peneliti Indonesia Ikut Riset Gabungan Temuan Obat Covid-19 di Bawah WHO
Presiden Jokowi: Pemerintah dengan BI dan OJK Optimalkan Kebijakan Moneter
Kepanikan Akibat Korona Mereda, BI: Modal Asing Mulai Masuk
Seluruh Atlet PBSI Negatif COVID-19 Usai Jalani Rapid Test
Pegadaian Ajak Masyarakat untuk Gunakan Transaksi Digital

Faktanya, Makan Wortel Tak Bisa Perbaiki Mata Minus

Faktanya, Makan Wortel Tak Bisa Perbaiki Mata Minus Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Wortel memang salah satu sumber vitamin A yang kerap disebut-sebut baik untuk kesehatan mata. Namun faktanya, wortel ternyata tidak akan memerbaiki kondisi mata minus, plus, atau pun silinder.

Melansir dari Fox News, wortel sarat akan beta-karoten yang kemudian diubah oleh tubuh menjadi vitamin A, molekul yang bisa membantu fungsi dasar mata. Tapi bukan memperbaiki kualitas penglihatan.

Baca juga: 8 Cara Lindungi Mata Bagi Kamu yang Bekerja di Depan Komputer

Misalnya, ketika kita dari tempat terang lalu masuk dalam ruangan yang gelap. Setelah beberapa menit, mata bisa menyesuaikan diri, itu karena vitamin A.

"Vitamin A tidak bisa memerbaiki kerusakan penglihatan yang didapat dari lahir. Tubuh hanya bisa mengubah sejumlah beta-karoten dalam satu waktu," kata profesor di Departemen kesehatan masyarakat Johns Hopkins Bloomberg, Keith West.

Menurut West, ketika seseorang terlalu banyak makan wortel, justru sisa beta-karoten yang tidak terkonversi akan disimpan di jaringan lemak di bawah kulit. Inilah yang menyebabkan kulit bisa berwarna oranye.

Terlalu banyak vitamin A juga dapat menyebabkan rambut rontok. Bahkan, lebih buruk lagi bisa merusak liver atau hati.

Menurut The Food and Nutrition Board of the Institute of Medicine, kebutuhan vitamin A harian untuk orang dewasa antara laki-laki dan perempuan berbeda.

Baca juga: Cara Sehat Alami Mewarnai Rambut dengan Jus Wortel

Laki-laki usia 14 tahun ke atas membutuhkan sekitar 900 mcg vitamin A setiap harinya. Sementara perempuan usia 14 tahun ke atas membutuhkan sekitar 700 mcg vitamin A setiap harinya.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: