Pantau Flash
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia
Seluruh Kecamatan di Kota Medan Masuk Zona Merah COVID-19
PSBB Bodebek Kembali Diperpanjang hingga 2 Juli 2020
Nihil Kasus Baru di 6 Provinsi, Positif COVID-19 di Indonesia 29.521 Kasus
PSBB di Kota Bekasi Diperpanjang hingga 2 Juli 2020

Lifestyle di India Selama Lockdown Diberlakukan, iPhone Merana

Lifestyle di India Selama Lockdown Diberlakukan, iPhone Merana Ilustrasi iPhone XR. (Foto: Reuters via Antara)

Pantau.com - Dua produsen iPhone, Foxconn dan Wistron, menutup sementara pabriknya di India untuk mematuhi instruksi “lockdown” dari Pemerintah India sebagai upaya untuk isolasi diri dari pandemi COVID-19.

Dikutip dari GSM Arena, Jumat, Foxconn yang memproduksi iPhone XR di India berhenti beroperasi hingga 14 April.

Sementara, Wistron yang memproduksi komponen-komponen utama iPhone di pabriknya di India, juga akan menutup sementara produksinya, meskipun tidak mengungkapkan produk mana yang akan terpengaruh dari langkah tersebut.

Baca juga: Benarkah Siri iPhone Bisa Menjawab Pertanyaan Seputar Virus Korona?

India memberlakukan karantina wilayah atau “lockdown” secara nasional selama 21 hari untuk memerangi pandemi COVID-19. Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan kebijakan tersebut pada Selasa 24 Maret 2020.

Situasi pandemi Virus korona membuat seluruh industri ponsel pintar (dan juga banyak industri lain termasuk perjalanan, perhotelan, restoran, dan industri hiburan) mengalami penurunan.

Penjualan ponsel secara global dilaporkan merosot 14 persen pada Februari akibat pandemik Virus korona, baik di China maupun di berbagai negara lainnya.

Baca juga: Apple Tutup Seluruh Toko di Dunia Cegah Penyebaran Korona

Riset dari Counterpoint Research, dikutip dari Reuters, menilai penjualan ponsel diperkirakan akan turun lagi karena sebaran virus terus meluas ke berbagai tempat di dunia.

Situasi ini juga dikabarkan berimbas pada peluncuran ponsel Apple tahun ini, iPhone 12 dan iPhone 12 Pro, yang diperkirakan akan mundur hingga November, dari jadwal semula September. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: