Masuki Musim Pancaroba, Dinkes Pekanbaru Laporkan 112 Kasus Warga Terjangkit DBD

Ilustrasi nyamuk DBD. (Foto: Pixabay)Ilustrasi nyamuk DBD. (Foto: Pixabay)

Pantau.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mendata pada periode Januari 2021 hingga 23 Mei 2021, di tengah pandemi COVID-19,  warga setempat yang terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD) sudah mencapai sebanyak 112 kasus.

“Berdasarkan data, Kecamatan Marpoyan Damai menjadi salah satu kecamatan penyumbang kasus tertinggi, yang tercatat sebanyak 22 kasus DBD,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih, di Pekanbaru, Senin (24/5/2021).

Baca juga: KPK Terima 86 Laporan Gratifikasi Hari Raya Idul Fitri Senilai Rp198 Juta

Dia mengatakan Kota Pekanbaru masih dilanda pandemi COVID-19, namun demikian Dinkes tetap menggencarkan edukasi dan sosialisasi tentang kebersihan lingkungan kepada masyarakat melalui setiap puskesmas untuk menekan jumlah kasus DBD tersebut.

Kendati belum ada kasus meninggal akibat DBD, katanya, sebagian pasien yang diserang DBD sudah sembuh dan kembali beraktivitas bersama keluarganya.

“Namun masih ada beberapa orang yang masih dirawat,” katanya.

Karena itu, kata dia, masyarakat perlu menerapkan polah hidup bersih dan sehat.

“Jika menemukan gejala-gejala DBD, seperti demam turun naik dan bintik merah pada kulit agar segera memeriksakan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.

Dalam upaya mencegah perkembanganbiakan larva nyamuk Aedes aegypti yang menyebabkan DBD, katanya, maka Dinkes Pekanbaru juga melakukan pengasapan (fogging) terhadap wilayah rawan tempat berkembang biaknya nyamuk tersebut.

Baca juga: Kini Layanan Pengecekan GeNose C19 Ditambah di Tiga Bandara, Berikut Daftarnya!

Ia merinci kecamatan di Pekanbaru yang warganya terjangkit DBD adalah Kecamatan Tenayan Raya 19 kasus, Kecamatan Tuah Madani 12 kasus. Kecamatan Limapuluh 10 kasus, Payung Sekaki 12 kasus, Rumbai 10 kasus, Sail 6 kasus, Bukit Raya 5 kasus, Bina widya 5 kasus, Rumbai Timur 5 kasus, Sukajadi 3 kasus, Pekanbaru Kota 1 kasus, Senapelan 1 kasus, dan Kacamata Kulim 1 kasus.

“Khusus untuk Kecamatan Rumbai Barat belum ditemukan warga terjangkit DBD,” demikian Zaini Rizaldy Saragih.

rn

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang