Pantau Flash
Sri Mulyani: RI Fokus Konsumsi Domestik Meski Perlambatan Ekonomi Global
Vicky Nitinegoro Ditangkap, Polisi Periksa Liquid Vape Terkait Narkoba
Kapolri Sebut Pelarangan Demonstrasi Agar Negara Tak Kecolongan
4 Hari Lagi, Yahoo Tutup Layanan Group dan Seluruh Konten
Akses Keluar Tol Slipi Arah Gatot Subroto Ditutup karena Isu Demo

5 Situs Cagar Budaya di Indramayu Hilang Dibongkar Orang

5 Situs Cagar Budaya di Indramayu Hilang Dibongkar Orang Salah satu bangunan cagar budaya yang terancam dibongkar. (Foto: Antara/Khaerul Izan)

Pantau.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat sudah ada lima situs cagar budaya yang hilang statusnya akibat dibongkar untuk itu perlu ada perlindungan.

"Ada lima situs yang sudah hilang status cagar budayanya, karena dibongkar dan juga dirombak," kata Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disbudpar Kabupaten Indramayu Tinus Suprapto di Indramayu, Sabtu (14/9/2019).

Tinus mengatakan lima situs yang hilang yaitu Benteng Lindungan yang terletak di Kecamatan Karangsong, di mana situs tersebut dibongkar oleh masyarakat sekitar.

Baca juga: Veronica Koman Akhirnya Angkat Bicara Soal Insiden Hoax Asrama Papua

Menurutnya benteng tersebut adalah situs cagar budaya yang unik, karena keberadaan benteng ini berada di pesisir laut, tidak hanya itu, bangunan dari benteng ini pun berbeda dengan benteng-benteng pada umumnya.

"Benteng berada di pesisir laut, tapi sayang sudah dibongkar, padahal bangunannya kokoh terbuat dari batu bata merah," ujarnya.

Selain itu ada juga Sekolah Rakyat (SR) Indramayu dan bangunan itu dirobohkan, kemudian dibangun menjadi SDN Margadadi 4.

Tinus melanjutkan ketiga yaitu Sekolah Kepandaian Putri (SKP) atau yang umum disebut Sekolah Kartini dan juga Hollandsch Inlandsche School (HIS) Indramayu atau sekolah tingkat SLTA ini juga hilang akibat perombakan total.

Baca juga: Anies Jawab Permintaan Ombudsman Soal Pemotongan Kabel Fiber Optik

Yang juga hilang status cagar budayanya akibat perombakan yaitu Kawadanan Kandanghaur yang sekarang bernama Kantor Kecamatan Kandanghaur.

"Yang menbuat status cagar budayanya hilang adalah karena bangunan itu dirombak secara total," tuturnya.

Untuk itu pihaknya bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu akan terus memantau dnan mendata bangunan yang sudah ditetapkan menjadi cagar budaya, agat tidak hilang.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: