Forgot Password Register

5 Tips Memilih Alas Kaki yang Baik untuk Kesehatan

5 Tips Memilih Alas Kaki yang Baik untuk Kesehatan Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Titik syaraf pada kaki memang dapat mempengaruhi seluruh organ dan aliran darah di tubuh manusia, karenanya alas kaki yang digunakan sangat berpengaruh menunjang kesehatan.

Baca juga: Unik! Sepatu Merk Terkenal Ini Terbuat dari Daun Nanas

Dalam acara peluncuran series terbaru Crocs, Dokter Spesialis Fisik dan Rehabilitasi Dr. Deta Tanuwidjaja, Sp.KFR, meemberikan lima tips memilih alas kaki agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.

1. Perhatikan sol atau jahitan alas kaki

Karenanya penting saat membeli sepatu tidak ada salahnya dicoba untuk merasakan apakah ada pegas ataupun daya balik saat dilepas dan meredam saat dikenakan.

"Bahwa sepatu itu harus mampu meredam daya balik atau beban balik ke tubuh kita. Artinya apa, coba pilih yang solnya atau tumit solnya bisa meredam," ujar Dr.Deta.

2. Sesuaikan aktivitas

Aktivitas padat dan berat menurut Dr.Deta haruslah memperhatikan jenis sepatu yang digunakan. Saat aktivitas lincah maka disarankan memakai sepatu yang dibawah mata kaki.

"Tapi kalau misalnya kita pengen yang melindungi kaki kita, bukan mengharapkan kelincahan di aktivitas, maka ambil yang high quarter, maka lebih tinggi dari mata kaki," tuturnya.

3. Jangan asal pilih yang terbuka

Seperti sandal jepit, slop dan sebagainya, karena model-model sepatu seperti  ini hanya dapat digunakan saat aktivitas cenderung santai dan tidak terlampau banyak bergerak, karena dikhawatirkan sendi menjadi lelah.

"Kalau saya saranin memang kalau makin ringan aktivitasnya, kita makin boleh pakai bagaian atas yang terbuka," jelasnya.

4. Tali dan tanpa tali

Ini jadi pertimbangan saat aktivitas tidak dapat ditebak sehingga tali atau strap pada sepatu dapat diubah secara fleksibel. Jenis-jenis sepatu ini juga banyak diterapkan untuk pendaki, pelari, atlet atau anak sekolah, karena sering medan yang ditempuh tidak terprediksi.

"Dengan tali atau bagian atas yang tanpa tali. Tapi kalau aktiivitasnya makin berat maka, baiknya bagian atasnya makin tertutup dan bagian atasnya makin bisa cengkramannya disesuaikan, dan artinya kalau cengkramannya disesuaikan dia yang bagus yang punya tali atau strap, jadi kita bisa sesuain," paparnya.

Baca juga: Jangan Sembarang Mencuci Sepatu, Kenali Karakteristik Bahannya

5. Tidak keras dan tidak lembut

Karenanya efek bounce atau kembali ke bentuk asal jadi pertimbangan utama, sebab itu alas sepatu haruslah dapat menyesuaikan bentuk kaki, bukan kaki yang menyesuaikan bentuk sepatu.

"Kalau di ilmu kedokteran dia ada yang namanya bounce back atau yang orang bilang energi return atau orang bilangnya peredaman, kalau dia makin enggak bisa meredam, makin terlalu keras, memang dia enggak bagus," terangnya.

"Terlalu lembut juga sehingga enggak kasih dorongan balik juga enggak begitu bagus, jadi yang bagus tuh, ketika kita injek dia lembut, tapi ketika pada satu titik tertentu dia kasih dorongan balik yang support," tutupnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More