Pantau Flash
Joko Driyono Jalani Sidang Vonis Kasus Perusakan Bukti Pengaturan Skor
Sampah Plastik di Jawa Barat Akan Disulap Jadi Biodiesel
Komisi III DPR Gelar Rapat Pleno Bahas Amnesti Baiq Nuril Hari Ini
Cristiano Ronaldo Bebas dari Dakwaan Kasus Pemerkosaan
Intake Manifold Plastik Diketahui Meleleh, Volvo Tarik 507.353 Kendaraan

Awas Uang Palsu Jelang Lebaran, BI: di Riau Ada 424 Uang Palsu di 2018

Awas Uang Palsu Jelang Lebaran, BI: di Riau Ada 424 Uang Palsu di 2018 Perbedaan uang asli dan uang palsu (Foto: Antara)

Pantau.com - Bank Indonesia menyatakan sebanyak 424 uang Rupiah palsu telah berhasil disita di Provinsi Riau selama tahun 2018. Nah biasanya peredaan uang palsu juga perlu sobat Pantau waspadai jelang Lebaran nih. 

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau yang diterima Antara di Pekanbaru, Kamis, uang palsu sebanyak 121 lembar ditermukan pada triwulan IV-2018. Temuan uang tidak asli itu berdasarkan laporan dari masyarakat, perbankan maupun kepolisian.

"Pada triwulan IV-2018 tercatat sebanyak 121 lembar, meningkat 74 lembar atau 157,4 persen dibandingkan triwulan III-2018," kata Manajer Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau, Murdianto.

Baca juga: Duh! Penerimaan Pajak Turun, Sri Mulyani: Perekonomian Alami Penurunan

Ia menjelaskan, selama triwulan IV-2018 uang palsu yang ditemukan terdiri dari 45 lembar menyerupai pecahan Rp100 ribu, 71 lembar Rp50.000, empat lembar Rp20.000 dan selembar Rp10.000.

Menurut dia, adanya laporan temuan uang tidak asli oleh masyarakat di Riau dipengaruhi oleh gencarnya upaya kantor BI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengidentifikasi keaslian uang Rupiah. BI secara rutin melakukan sosialisasi terkait metode identifikasi uang asli dengan prinsip 3D (Dilihat, Diraba dan Diterawang).

Selama 2018 BI telah melakukan 13 kali sosialisasi Ciri Keaslian Uang Rupiah (CIKUR) ke SMK, panti asuhan, perguruan tinggi di Pekanbaru, Dumai dan lainnya. Selain itu, BI juga terus menggencarkan sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai.

Baca juga: Pinjaman Online Ini Klaim Gerai Pulsa akan Tetap Eksis, Yakin?

Ia menambahkan selain BI mengantisipasi peredaran uang palsu, bank sentral tersebut juga terus melaksanakan fungsi memastikan uang kartal yang layak edar di tengah masyarakat. Uang kartal yang rusak dan tidak layak edar telah dimusnahkan, dan tercatat pada triwulan IV-2018 jumlahnya mencapai Rp274 miliar.

Dalam rangka meningkatkan kualitas uang fisik di Riau, BI bekerjasama dengan 48 bank umum untuk menukarkan uang lusuh. Adapun jumlah penukaran uang lusuh selama 2018 mencapai Rp41,54 miliar.

BI meningkatkan frekuensi dan jangkauan kas keliling ke pasar-pasar tradisional dan daerah terpencil yang berpotensi banyak beredar uang lusuh. Hasilnya, selama 2018 total transaksi masyarakt di kas keliling BI mencapai Rp28,88 miliar.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: