Pantau Flash
Tottenham Tunjuk Mourinho Gantikan Pochettino
Dishub Jaktim Berlakukan OTT Mobil dan Motor yang Masuk Jalur Sepeda
10 Anak di Bawah Umur Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Hebat di Australia
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Meksiko
Harga Minyak Tersungkur di Tengah Kekhawatiran Global Semakin Meningkat

Bandara APT Samarinda Ditutup hingga 15 Desember 2019

Bandara APT Samarinda Ditutup hingga 15 Desember 2019 Bandara Aji Pangeran Tumenggung. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Operasional Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, akan ditutup sementara. Pasalnya, adanya proyek perbaikan infrastruktur di bandara tersebut.

Kepala Bandara APT, Pranoto Dodi Dharma Chayadi, mengatakan pihaknya akan menutup operasional bandara tersebut terhitung mulai 20 November sampai 15 Desember 2019, atau kurang lebih selama 26 hari.

Penutupan sementara itu dikarenakan ada dua kegiatan proyek perbaikan yakni perbaikan di terminal taxiway, yang sudah beberapa kali mengalami masalah pengelupasan aspal.

Baca juga: Penumpang Sepi, Pengusaha Angkutan Bandara Kertajati Banyak yang Bangkrut

Dia mengatakan bahwa landasan gelinding tersebut akan ditambah ketebalan aspalnya setinggi kurang lebih 12 meter, dari ketebalan sebelumnya 30 meter. "Untuk perbaikan taxiway sendiri panjangnya 100 meter dari total panjang taxiway 160 meter dengan pembiyaan dari APBD Kaltim senilai Rp3 Miliar," kata Dodi.

Untuk proyek yang kedua yakni pemasangan Air Field Lighting (AFL) System atau lampu runway sepanjang 2.250 meter, termasuk lampu-lampu di sekitar apron dan taxiway.

Baca juga: Antisipasi Kabut Asap, Pemprov Sumsel Buka Rumah Singgah di Bandara

"Proyek AFL ini nilainya Rp 12 miliar bersumber APBN dan pengelolanya adalah Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Kementerian Perhubungan," katanya.

Dodi menjelaskan lampu AFL merupakan alat bantu pendaratan visual yang berfungsi membantu dan melayani pesawat terbang selama lepas landas, mendarat agar bergerak secara efisien dan aman.

"Selama ini di Bandara APT Pranoto, telah terjadi gagal pendaratan karena cuaca buruk, dengan telah adanya AFL ini akan membantu pendaratan pesawat," kata Dodi.

Selama perbaikan, semua penerbangan dari dan ke Samarinda dialihkan ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan.

Dodi mengaku telah berkoordinasi dengan semua maskapai yang ada di Bandara APT Pranoto terkait adanya Notice to Airmen atau NOTAM untuk pemberitahuan pengalihan sementara penerbangan ke Balikpapan. "Total ada delapan maskapai yang beroperasi di APT Pranoto, dengan total 48 penerbangan setiap harinya," tukas Dodi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Ekonomi