Pantau Flash
OTT Yogyakarta: KPK Bawa 5 Orang ke Jakarta untuk Diperiksa
G7 Adakan KTT di Tengah Kepanikan akan Perekonomian Global
Redam Hoax Kerusuhan Papua, Kemkominfo Sempat Perlambat Internet
Efek Aksi Demo, Pemesanan Tiket Pesawat ke Hong Kong Turun 20 Persen
Industri Manufaktur Diramalkan Jadi Pengguna 5G Pertama

Begini Syarat BI Bagi Pembayaran QR Code Asing yang Masuk Indonesia

Headline
Begini Syarat BI Bagi Pembayaran QR Code Asing yang Masuk Indonesia Ilustrasi Alipay dan WeChat Pay (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Sistem pembayaran Alipay dan WeChat Pay diketahui telah menjalar gerai-gerai tempat wisata di Bali. Berdasarkan laporan Kantor Perwakilan BI Bali, setidaknya 1.800 gerai tercatat menerima transaksi dengan jasa pembayaran asing tersebut.

Bank Indonesia menegaskan aturan pembayaran dengan Quick Respon (QR) Code bagi pemain asing sudah ada di Peraturan Bank Indonesia (PBI).

Beberapa diantaranya yakni mengatur keharusan bekerjasama dengan Bank Buku IV dan bekerja sama dengan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang telah berizin.

Baca juga: Takut Riba? Mungkin Pinjaman Online Syariah Pas Buat Sobat Pantau

"Jadi aturannya kan sudah ada. Di PBI Kerjasama dengan bank buku IV dan PJSP berizin, yang kerjasma dengan bank buku IV. Jadi buka rekening di buku IV," ujar Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Onny Widjanarko saat ditemui di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Lebih lanjut kata dia, yang terpenting harus menggandeng pemain lokal agar bisa tumbuh bersama. 

"Jadi yang penting gandeng pemain lokal agar bisa tumbuh bersama," katanya.

Aturan ini juga kata dia, juga dilakukan untuk melindungi kepentingan merchant-merchant di Indonesia. Terutama merchant-merchant dengan skala kecil.

"Jangan sampai kerjasama dengan merchant luar, kita nggak dapet apa-apa. Ada jaminan perlindungan merchant. Jadi merchant kan banyak kecil-kecil di Indonesia jadi gimana melindungi dia," tegasnya. 

Baca juga: Cukai Plastik di Indonesia vs Kebijakan di Luar Negeri

"Paling tidak buka rekening di salah satu bank di Indonesia, jadi begitu transaksi rekening internasionalnya di rekening merchant. Ini diatur untuk melindungi kepentingan merchant juga," imbuhnya.

Selain aturan mengenai QR code asing, BI juga segera mengeluarkan aturan mengenai standarisasi QR code. Aturan standarisasi QR code ini menurut Onny saat ini masih dalam proses piloting.

"Jadi ketentuan QR dibawah ketentuan yang ada. Jadi kita masih ada piloting," pungkasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait:



Komentar

  1. Challenge financial servicesSelasa, 20 Agustus 2019 11:55

    Halo Kami TANTANGAN LAYANAN KEUANGAN dapat memberi Anda pinjaman untuk memenuhi kebutuhan Anda. Apakah Anda memerlukan pinjaman pribadi atau bisnis tanpa tekanan dan dengan persetujuan cepat? Kami memiliki peluang keuangan terbuka bagi orang-orang yang membutuhkan bantuan keuangan apa pun. Ini adalah kesempatan Anda untuk memenuhi keinginan Anda, kami memberikan semua jenis pinjaman dengan suku bunga 3%. Jika Anda tertarik untuk mendapatkan pinjaman yang dapat diandalkan. Hubungi kami melalui e-mail untuk informasi lebih lanjut dan kami akan mengakhiri masalah keuangan Anda Tantang layanan keuangan E-mail: challengefinancialservics@gmail.com Tel: +16789614259