Pantau Flash
Truk Overload Dilarang Melintas di Merak Mulai Febuari Nanti
Hampir Seribu Personel Pengamanan VVIP Amankan Kedatangan Jokowi di NTT
Jakarta Diprediksi Akan Diguyur Hujan Sejak Siang hingga Malam Nanti
Puluhan Pohon Ganja Ditemukan Tumbuh Subur di Gunung Guntur Jabar
BIN Sudah Deteksi Sejak Lama Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire

Belanja di Pasar, Generasi Millennials Bakal Dimanjakan. Caranya? Cek Nih...

Belanja di Pasar, Generasi Millennials Bakal Dimanjakan. Caranya? Cek Nih... Pasar Santa, Jakarta Selatan. (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya pada tahun ini akan mengembangkan sistem digitalisasi di Pasar Santa, Pasar Tebet Barat, dan Tebet Timur, baik dari segi pemasaran produk maupun transaksi pembayaran.

Pada konferensi pers "Ramadhan Express" di Kementerian Kominfo Jakarta, Direktur Usaha dan Pengembangan PD Pasar Jaya, Anugrah Esa mengatakan bahwa digitalisasi akan mengarah pada pemasaran secara "online" dan transaksi pembayaran nontunai di pasar tersebut.

"PD Pasar Jaya akan coba pengembangan di beberapa pasar, yang lebih dicari kalangan milenial, misalnya Pasar Santa, Tebet Barat, dan Tebet Timur. Di sana segmennya tepat," kata Esa, Senin (28/5/2018).

Baca juga: Apa Kabar Pasar Santa? Tempat Ekonomi Anak Muda Jakarta

Esa menjelaskan bahwa Pasar Mayestik, Jakarta Selatan sudah menjadi proyek percontohan program Jak-Mikro yang diluncurkan sejak Desember 2017.

Program Jak-Mikro memberdayakan ekonomi rakyat melalui digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan menggandeng Telkomsel T-Cash, Pasar Mayestik di Kebayoran Baru, tersebut kini sudah bisa melayani traksaksi secara digital.

Esa berpendapat bahwa pemilihan Pasar Mayestik menjadi proyek percontohan digitalisasi UMKM karena segmentasi pedagang yang lebih siap menghadapi perubahan sistem penjualan dari konvensional menjadi digital, serta konsumen di pasar tersebut yang umumnya menengah ke atas.

Baca juga: OJK Minta Perbankan Tidak Langsung Naikkan Bunga

Oleh karena itu, Pasar Santa dan Pasar Tebet dinilai tepat sebagai pengembangan digitalisasi pasar berikutnya karena dikunjungi generasi milenial yang sudah awam dengan teknologi.

Adapun PD Pasar Jaya mengelola 153 pasar di seluruh DKI Jakarta yang terdiri atas 17.000 kios dengan jumlah pedagang hampir 80.000.

Melalui "Ramadhan Express" yang diinisiasi oleh Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk kios di Pasar Jaya, memiliki kesempatan untuk memasarkan produknya secara "online" pada bulan puasa hingga Lebaran 2018.


Tim Pantau
Editor
Nani Suherni
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi