Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

Bendahara Negara Mulai Pikirkan Elemen Digital untuk Tekan Anggaran

Bendahara Negara Mulai Pikirkan Elemen Digital untuk Tekan Anggaran Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram/Sri Mulyani)

Pantau.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi digital harus menjadi bagian dari jati diri Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Mentransformasikan kita menjadi suatu institusi yang sangat akrab dan identik dengan teknologi juga membentuk institusi yang berbasis knowledge. Jadi, knowledge dan teknologi adalah dua elemen penting yang ingin dimasukkan di dalam jati diri Kementerian Keuangan," jelas Sri Mulyani dalam Bincang Transformasi dengan tema "Unlock The Future Learning" di Aula Nagara Dana Rakca, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Kamis, (25/4/2019).

Baca juga: Belanja di Tanah Abang atau Thamrin City? Ini Harga Item Terbarunya...

Ia menambahkan, dalam perjalanan transformasi ini, Kemenkeu perlu menggali, berdiskusi serta mengundang banyak pembicara, karena menurutnya ide itu bisa berasal dari bidang lain atau eksternal yang diadopsi dan disesuaikan dengan bidang tugas pengelolaan keuangan negara.

Sri Mulyani menyebutkan bahwa masa depan pembelajaran itu tidak selalu bersifat tatap muka. Hal ini bisa dilakukan dengan memasukkan elemen digital dan teknologi sehingga cara memperoleh informasi bisa dilakukan dengan lebih cepat, efisien dan lebih menekan biaya.

Baca juga: Jokowi Sudah Titip Pesan ke Sri Mulyani Soal APBN 2020

"Concern kita sebenarnya tidak hanya mengenai efisiensi dan biaya, tetapi juga bagaimana mewujudkan Indonesia dan perekonomiannya menjadi suatu perekonomian yang produktif, dan inovatif. Karena Indonesia memiliki penduduk yang demografinya didominasi oleh usia muda," jelas Sri Mulyani.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: