Pantau Flash
7 Tahun Digarap, PLTA Rajamandala akan Pasok Kelistrikan Jawa-Bali
Hendra Pastikan Indonesia Open 2019 Bukan Kompetisi Terakhirnya
Harga Cabai Tembus Rp70.553 per Kg Setara Setengah Kg Daging Sapi
Persija Siap Beri Kekalahan Pertama untuk Tira Persikabo
DPR Terima Surat Pertimbangan Pemberian Amnesti Baiq Nuril

BPN Siap Adu Data dengan KPU

BPN Siap Adu Data dengan KPU Dahnil Anzar (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan sejak awal pihaknya siap adu data dengan hasil penghitungan suara penyelenggara pemilu.

"Adu data kan sejak awal dilakukan oleh BPN termasuk terkait dengan DPT, seperti saya sampaikan pada saat yang lalu, DPT ketika ada tambahan DPT dari Kemendagri yang hampir belasan juta itu kita keberatan," kata Dahnil di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I No 35, Rabu (15/5/2019).

"Kemudian kita sampaikan ini ada pemilih-pemilih tuyul dalam tanda kutip, pemilih-pemilih yang enggak jelas," sambungnya. 

Baca juga: Fraksi Partai Golkar Tolak Pembentukan Pansus Pemilu 2019

Pihaknya mengaku menyayangkan justru pihak KPU tidak pernah memperbaiki data jika setiap kali ada temuan kesalahan data yang selalu disampaikan oleh pihak BPN.

"Bahkan waktu itu KPU pada saat itu menyatakan ya sudah kami akan segera perbaiki, bahkan mereka menyebutkan ini kan low material datanya, datanya low material dari Kemendagri, tapi kemudian enggak ada perubahan," ungkapnya.

Dahnil menegaskan, BPN juga telah mengundang pihak KPU pada acara mengungkap fakta-fakta kecurangan pilpres di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta kemarin 14 Mei 2019. Namun, KPU tak hadir dalam acara tersebut.

Baca juga: Bamsoet Nilai Pembentukan Pansus Pemilu Terlalu Prematur

"Jadi saya sampaikan tentu terkait data dan fakta kecurangan ini kita terbuka untuk adu data kita terbuka sampaikan ini secara adil dan berkeadilan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan siap adu data terkait hasil penghitungan suara Pilpres 2019 dengan hasil penghitungan milik Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga.

"Silakan, kita siap dengan data. Kami semua punya infrastruktur, kami sampai ke bawah. C1 ada, DA1 kemudian kami punya DD1, silakan kami bisa tunjukan dalam rekapitulasi, dan ini kan sudah dibuka sudah ada forumnya sehingga dibawa saja dalam rapat pleno," ujar Komisioner KPU Evi Novida Ginting di kantor KPU,Jakarta, Rabu.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: