Forgot Password Register

Headlines

Cair April, Ini Daftar Lengkap Kenaikan Gaji PNS dari Semua Golongan

Cair April, Ini Daftar Lengkap Kenaikan Gaji PNS dari Semua Golongan Pegawai negeri sipil berswafoto usai halal bihalal (Foto: Antara)

Pantau.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa pencairan kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) 2019 akan terealisasi pada April. Dan mereka juga akan menerima rapelan kenaikan gaji dengan jumlah sekaligus yang dihitung mulai Januari 2019.

"Karena UU APBN kan untuk (mulai) Januari. Untuk Mei dan selanjutnya dibayarkan tepat waktu pembayaran gajinya," kata Menkeu di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Sri Mulyani mengatakan, kenaikan gaji PNS itu diatur dalam Undang-undang (UU) APBN 2019 yang disahkan pada Oktober 2018. Dalam UU itu, kata dia, PNS mendapat kenaikan gaji pokok sehingga diperlukan peraturan pemerintah sebagai petunjuk hukum untuk melaksanakan perintah UU ini.

Baca juga: Sering Dianggap Bangkrut, Segini Ternyata Uang BUMN Indonesia

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga menjelaskan bahwa kenaikan gaji PNS 2019 itu baru dibayarkan April, namun besarannya akan mencakup kenaikan gaji dari Januari-April. "Baru untuk Mei dan selanjutnya dibayarkan per bulan sesuai waktu pembayaran gajinya," ujar dia.

Saat ini, kata Sri Mulyani, pihaknya sedang menunggu data lengkap dari kementerian dan lembaga untuk memverifikasi kenaikan gaji PNS 2019 itu. Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menandatangani peraturan pemerintah soal itu.

"Namun karena ini menyangkut seluruh PNS, seluruh kementerian lembaga, maka kami membutuhkan data detailnya dari setiap kementerian dan lembaga jumlah PNS dan berapa kenaikannya," kata Sri Mulyani.

Nah buat sobat Pantau yang menasaran dengan berapa besaran kenaikan gaji PNS setelah ditambah 5 persen kenaikan berikut rincinanya;

Baca juga: Ritel di Mall Tutup, Mendag: Orang Tak Mau Lagi Buka-buka Rak

- Golongan IA

Gaji pokok sebelumnya: Rp1.486.500

Gaji pokok setelah kenaikan 5 persen: Rp1.560.825 (bertambah Rp74.325)

- Golongan IIA 

Gaji pokok sebelumnya: Rp1.926.000

Gaji pokok setelah kenaikan 5 persen: Rp2.022.300 (bertambah Rp96.300)

- Golongan IIIA

Gaji pokok sebelumnya: Rp2.456.700

Gaji pokok setelah kenaikan 5 persen: Rp2.579.535 (bertambah Rp122.835)

Baca juga: Indonesia Butuh 17 Juta Pekerja Ekonomi Digital, Ada yang Tertarik?

- Golongan IIID

Gaji pokok sebelumnya:  Rp2.781.800

Gaji pokok setelah kenaikan 5 persen: Rp2.920.890 (bertambah Rp139.090)

- Golongan IVA 

Gaji pokok sebelumnya: Rp2.899.500

Gaji pokok setelah kenaikan 5 persen: Rp3.044.475 (bertambah Rp144.975)

- Golongan IVB 

Gaji pokok sebelumnya: Rp3.022.100 

Gaji pokok setelah kenaikan 5 persen: Rp3.173.205 (bertambah Rp151.105)

Baca juga: Heboh AMDK Vivari Tak Berizin! Catat, Kamu Punya Perlindungan UU

- Golongan IVE

Gaji pokok sebelumnya: Rp3.422.100. 

Gaji pokok setelah kenaikan 5 persen: Rp3.593.205 (bertambah Rp171.105)

- Golongan IVC

Gaji pokok sebelumnya: Rp3.149.900 

Gaji pokok setelah kenaikan 5 persen: Rp3.307.395 (bertambah Rp157.495)

- Golongan IVD 

Gaji pokok sebelumnya: Rp3.283.200

Gaji pokok setelah kenaikan 5 persen: Rp3.447.360 (bertambah Rp164.160)

Share :
Komentar :

Terkait

Read More