Pantau Flash
Sri Mulyani: RI Fokus Konsumsi Domestik Meski Perlambatan Ekonomi Global
Vicky Nitinegoro Ditangkap, Polisi Periksa Liquid Vape Terkait Narkoba
Kapolri Sebut Pelarangan Demonstrasi Agar Negara Tak Kecolongan
4 Hari Lagi, Yahoo Tutup Layanan Group dan Seluruh Konten
Akses Keluar Tol Slipi Arah Gatot Subroto Ditutup karena Isu Demo

Coba Deh, Ada yang Berani Minum Air saat Menyetir Kendaraan?

Coba Deh, Ada yang Berani Minum Air saat Menyetir Kendaraan? Minum air sambil mengemudi kadang dianggap bisa berbahaya. (Foto: ABC Radio Brisbane/Jessica Hinchliffe)

Pantau.com - Jutaan warga Australia dan mungkin di seluruh dunia pernah minum air botolan sambil mengendarai mobil. Apakah tindakan itu melanggar hukum?

Seorang pria di Brisbane (Queensland) telah dikenai denda AUD 173 (Rp1,7 juta) oleh polisi karena kedapatan minum air botolan sambil menyetir. Pria bernama Brock Harris ini saat itu baru selesai kerja jam dan ternyata AC di mobilnya rusak padahal hari itu suhu udara panas sekali, mencapai 39 derajat Celcius.

"Saya kemudian berhenti dan membeli satu botol air, dan ketika saya menyetir, saya diberhentikan polisi yang mengatakan tindakan minum air putih sambil nyetir itu ilegal," kata Harris, yang dikutip dari ABC News, Jumat (11/10/2019).

"Mereka mengatakan saya melanggar aturan tidak berkonsentrasi penuh ketika berkendara dan menjatuhkan denda $173 dan satu poin pengurangan di SIM. Bila memang itu bertentangan dengan hukum, saya akan membayar denda."

Baca juga: Seram! Kanguru di Australia 'Dipaksa' Makan Bangkai Kanguru Lainnya

"Tetapi bukankah tidak berperasaan bila mendenda seseorang yang minum air agar tidak dehidrasi dalam suhu 39 derajat."

"Polisi itu mengatakan dia hanya menjalankan tugasnya. Namun saya akan mengajukan banding atas denda ini," kata Harris.

Dalam reaksinya atas kejadian tersebut, Superintendent David Johnson dari Kepolisian Queensland mengatakan bila seorang pengemudi tidak sepenuhnya menguasai kendaraannya, maka dia sudah melakukan pelanggaran.

Baca juga: Pencari Kerja Catat! Di Australia Alumni Kampus Top Malah Dapat Gaji Kecil

"Banyak orang yang minum sambil mengendarai dan dilakukan dengan cara yang aman," kata Johnson.

"Dalam mengeluarkan denda kami melihat peristiwanya satu per satu, apakah tindakan pengemudi itu membahayakan diri sendiri atau yang lain," katanya lagi.

"Mengendara dengan ceroboh dulunya harus dibuktikan dan dibawa ke pengadilan, namun sekarang kami menjatuhkan denda langsung."

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: