Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Australia dan Uni Eropa Segera Teken Perjanjian Perdagangan Bebas Usai Rampungkan Negosiasi Akhir

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Australia dan Uni Eropa Segera Teken Perjanjian Perdagangan Bebas Usai Rampungkan Negosiasi Akhir
Foto: Bendera Uni Eropa terlihat di markas besar Komisi Eropa di Brussel, Belgia 23/5/2025 (sumber: Xinhua/Zhao Dingzhe)

Pantau - Australia dan Uni Eropa berada di tahap akhir negosiasi perjanjian perdagangan bebas yang dapat ditandatangani dalam beberapa pekan mendatang berdasarkan laporan ABC News yang mengutip sumber di Brussels dan Canberra.

Sebagian besar pembahasan disebut telah diselesaikan dan hanya menyisakan isu-isu terakhir sebelum penandatanganan resmi dilakukan oleh kedua pihak.

Isu Daging Merah Jadi Sorotan

Isu kontroversial terakhir yang masih dibahas berkaitan dengan ekspor daging merah yang menjadi salah satu kepentingan utama Australia dalam perundingan tersebut.

Menteri Perdagangan Australia Don Farrell sebelumnya menyatakan, "Kami tidak akan menandatangani perjanjian ini kecuali Uni Eropa menurunkan hambatan tarif untuk meningkatkan akses produk pertanian Australia, termasuk daging sapi dan domba."

Potensi Dampak Ekonomi dan Penandatanganan

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen diperkirakan akan menandatangani perjanjian tersebut setelah menyelesaikan isu terakhir dengan von der Leyen direncanakan berkunjung ke Australia sekaligus meneken kemitraan keamanan terpisah meski tanggal kunjungan belum diumumkan secara resmi.

Negosiasi antara Canberra dan Brussels telah berlangsung selama beberapa tahun dan sempat terhenti secara praktis pada 2023 sebelum akhirnya kembali dilanjutkan.

Uni Eropa saat ini merupakan mitra dagang terbesar ketiga bagi Australia sehingga penandatanganan perjanjian ini berpotensi membuka akses lebih luas ke pasar berpenduduk sekitar 450 juta jiwa bagi perusahaan-perusahaan Australia.

Para analis menilai perjanjian tersebut dapat memberikan dorongan tambahan terhadap produk domestik bruto Australia melalui peningkatan ekspor dan perluasan kerja sama ekonomi.

Penulis :
Shila Glorya