Pantau Flash
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa
Rupiah Menguat 20 Poin, Kini di Angka Rp14.058-14.120

Detik demi Detik Cara Halus Aulia Kesuma Habisi Nyawa Suami dan Anak Tiri

Headline
Detik demi Detik Cara Halus Aulia Kesuma Habisi Nyawa Suami dan Anak Tiri Dua jenazah terpanggang di dalam mobil ditemukan di Cidahu. (Foto: Instagram)

Pantau.com - Aulia Kesuma, otak pembunuhan terhadap suami dan anak disebut membunuh Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dengan cara diracun. Belakangan diketahui, bahan kimia yang digunakan yakni obat tidur dengan dosis yang banyak.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi menyebut tersangka Aulia memberikan obat tidur sebanyak 10 butir kepada suaminya yang dimasukan kedalam jus.

"Tersangka AK (Aulia Kesuma) sudah beliobat tidur sebanyak satu lempeng artinya 10 butir, normalnya satu butir. Ini sepuluh butir dimasukan dalam jus yang sudah disiapkan," ucap Nasriadi di Polda Jawa Barat, Kamis (29/8/2019).

Baca juga: Aulia Kesuma Awalnya Berniat Bakar Rumah Berisi Jenazah Suami dan Anak Tiri

Barulah, kedua eksekutor menghabisi nyawa Edi Chandra Purnama dengan cara membekapnya dengan menggunakan kain yang telah diberikan alkohol 80 persen. Sedangkan, untuk menghabisi nyawa Dana, sambung Nasriadi, tersangka Kevin terlebih dahulu mengajaknya bermain game hingga kemudian diberikan minuman keras.

Sehingga, Dana yang telah terpengaruh minuman keras itu pun tertidur. Selanjutnya, barulah kedua eksekutor yakni A dan S beraksi. Namun, saat itu Dana sempat melakukan perlawanan.

"Pada saat eksekusi dana terjadi perlawanan sehingga dana agak dipukul dada dan terlihat di hidung dan mulut kemudian darah itulah yang nempel," kata Nasriadi.

Sebelumnya, Edi Chandra Purnama dan M. Adi Pradana alias Dana (23) ditemukan tewas didalam mobil yang terbakar. Pembakaran itu dilakukan oleh anak istrinya yakni, KV alias GK yang didalangi oleh ibu kandungnya, AK (35). Dalam melakukan pembunuhan ini, AK menyewa pembunuh bayaran. 

Baca juga: Ayan Kambuh, Dua Pembunuh yang Disewa Aulia Kesuma Tak Jadi Beraksi

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: