Forgot Password Register

Diduga Akibat Ledakan Meteor, NASA Ungkap Penemuan Dua Kawah Besar

Diduga Akibat Ledakan Meteor, NASA Ungkap Penemuan Dua Kawah Besar Ilustrasi gunung es. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Glaciologist NASA telah menemukan sebuah kawah berukuran 22 mil yang diduga akibat ledakan meteor yang terkubur di bawah es di barat laut Greenland. Hal tersebut diketahui tidak berbentuk kawah, tetapi para ilmuan percaya hal itu terjadi pada 80.000 tahun lalu.

Terletak di bawah gletser Hiawatha, itu merupakan kawah pertama yang ditemukan di bawah lapisan es, seperti dilaporkan Daily Mail, seperti dilansir Sputnik, Selasa (13/2/2019).

"Kami telah menjelajahi bumi dengan banyak cara yang berbeda, mulai dari tanah, udara, dan ruang angkasa, dan penemuan seperti masih sangat mungkin," kata Joe MacGregor, glaciologist di NASA Goddard Space Flight Center, yang berpartisipasi dalam penemuan kawah itu. Ia juga mengatakan kemungkinan ada dua kawah di bawah gletser itu.

Baca juga: NASA Temukan Gunung Es Berukuran Tiga Kali Lebih Besar dari Wilayah Manhattan

Menurut data yang diperoleh oleh Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer di NASA Terra and Aqua, kawah sekitar 22,7 mil atau 36,5 km, yang membuat kawah itu termasuk dalam 22 dampak terbesar kawah di bumi.

Ilmuan mengatakan, ada kemungkinan kawah besar itu berasal dari kaldera vulkanik, namun biasanya disertai dengan anomali magnetik, tetapi tidak terjadi dengan kawah tersebut. Dan jika kawah tersebut terbentuk akibat benturan ledakan, itu terbentuk lebih dari 79.000 tahun yang lalu, karena itu adalah usia perkiraan terbentuknya lapisan es, kata para ilmuan.

Para ilmuan saat ini tengah berusaha mengungkap pemicu terbentuknya dua kawah yang ditemukaan secara bersamaan pada November lalu. Tetapi, ada kemungkinan jika dua kawah itu terbentuk akibat ledakan meteor ke bumi. Namun, zaman es di atas dua objek itu sangatlah berbeda. 

Baca juga: Ada Kawah Meteor Sebesar 31 Kilometer di Greenland, Begini Penampakannya

Share :
Komentar :

Terkait

Read More