Pantau Flash
Catat! Ini Janji Menko Luhut Soal Solusi Masalah Sawit Indonesia
Menlu Iran: AS Tak Bisa Bikin Teluk Persia Kacau
Dari 20 Nama 4 Anggota Polri Lolos Profile Assessment Jadi Capim KPK
Dirut Jasa Marga Dukung Pemindahan Ibu Kota: Tol di Kalimantan Sudah Ada
Kapolsek Sukajadi Diperiksa karena Diduga Kirim Miras ke Mahasiswa Papua

Diet Plastik Mulai Menjalar ke Layanan Ojek Online?

Diet Plastik Mulai Menjalar ke Layanan Ojek Online? Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kampanye sampah plastik menjadi salah satu hal yang paling digaungkan. Beberapa penjual makanan di gerai-gerai ternama sudah membatasi penggunaan plastik dengan meniadakan sedotan hingga plastik berbayar. 

Terkait isu ini, Gojek yang mengklaim layanan antar makanannya telah mencapai jutaan order juga mengaku tengah concern dengan isu plastik ini. 

"Kita juga concern ke situ, kita masih dalam tahap relatif awal cuma sudah lakukan beberapa hal seperti kerja sama dengan merchant yang tambah biaya untuk sendok garpu plastik jadi itu bayar," ujar Co-Founder Gojek, Kevin Aluwi saat ditemui di kantornya, di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Baca juga: Disinggung Mitranya Move On ke Grab, Ini Jawaban Gojek Indonesia

Selain itu kata dia, beberapa merchent juga telah mengubah kemasan makanannya ke kemasan yang lebih ramah lingkungan baik dalam bentuk box ataupun kertas dan plastik yang mudah hancur. 

"Itu beberapa approach-nya, kita masih tahap awal yang mana bakal kita besarkan skalanya. Kita sudah antar jutaan orderan dan memang (punya) impact signifikan (pada penggunaan plastik)," ungkapnya.

Baca juga: Tak Ada Lagi Motor Hijau, Gojek Ganti Logo Jadi Solve

Lebih lanjut, saat ini pihaknya tengah menyiapkan pembagian tas khusus yang bisa digunakan berulang kali. Yang mana, tas ini disediakan dengan ukuran besar agar dapat digunakan untuk driver saat mengantar makanan. 

"Bulan ini kita bagikan tas khusus buat yang volumenya tinggi jadi kurangi keperluan kantong plastik individu. Jadi ada tas muat pesanan banyak," terangnya. 


Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: