Pantau Flash
Jelang Setahun Gempa Sulteng, 216 Narapidana Belum Kembali
Lampu Tenaga Surya akan Terangi Wilayah Terpencil di Kalimantan Barat
Gelandang Persib: Tolong Hentikan Kekerasan Pada Sepakbola
Tundukkan Wakil China, Della/Rizki Juara Vietnam Open 2019
Persija Jakarta Taklukkan PSIS Semarang dengan Skor 2-1

Fadli Zon Minta Lembaga Survei Lakukan Harakiri, Kenapa?

Fadli Zon Minta Lembaga Survei Lakukan Harakiri, Kenapa? Fadli Zon (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengungkapkan, berbagai lembaga survei di Indonesia seharusnya melakukan ritual atau budaya orang Jepang yakni harakiri. Sebab menurutnya, saat ini para lembaga survei seharusnya menanggung malu lantaran hasil surveinya banyak yang tak akurat.

Untuk diketahui harakiri adalah tindakan mengakhiri hidup dengan cara menusukkan belati atau katana ke perut atau jantung. Biasanya dilakukan lantaran orang tersebut menanggung malu atas perbuatan yang dilakukannya.

"Yang namanya lembaga survei harus ada akuntabilitas, kalau devisiasi kesalahannya terlalu besar kalau di Jepang itu harusnya kita kasih samurai, kita suruh harakiri lembaga survei itu," kata Fadli dalam diskusi yang digelar di Seknas Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Ketum PAN Nilai Wajar Ibunda Sandiaga Sewot Soal 'Sandiwara Uno'

Fadli menilai lembaga survei harusnya memiliki rasa malu karena banyak memberikan prediksi yang kerap kali tak tepat sasaran untuk Pemilu 2019.

Ia pun kembali mengungkit hasil survei yyang terjadi saat Pilkada DKI 2017 lalu. Saat itu katanya, hampir semua lembaga survei menyatakan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat akan keluar sebagai pemenang. Namun nyatanya Anies-Sandiaga keluar sebagai juara.

"Malu harusnya, karena mereka sudah memprediksi dan kesalahannya ratusan persen. Tapi kita tahulah lembaga survei di Indonesia jadi alat kampanye, ada yang terang-terangan declare ada yang sembunyi-sembunyi," ungkapnya.

Baca juga: Fadli Soal Jokowi: Baru Ini Presiden Bacaannya Doraemon sama Sinchan

Untuk itu Fadli menegaskan, bahwa seharusnya ada regulasi pasti untuk mengatur lembaga-lembaga survei yang ada di Indonesia. Sebab, sekarang ini menurutnya lembaga survei banyak yang hanya dijadikan alat kampanye oleh segelintir pihak.

"Misalnya ya ada urusan pajak segala macam, jadi harus ada regulasi supaya ini tidak dijadikan alat kampanye," tandasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: