Forgot Password Register

Gak Usah Panik, Saat Hamil Bisa Juga Kok Mengalami Menstruasi

Gak Usah Panik, Saat Hamil Bisa Juga Kok Mengalami Menstruasi Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Hamil bukan berarti seorang wanita tidak akan mengalami menstruasi, mengingat itu mungkin jadi hal yang normal dialami beberapa wanita.

Baca juga: Bolehkah Wanita Hamil Mentato Tubuhnya?

Diwartakan laman Essential Baby, pakar kesuburan Dr.Raelia Lew, Women's Health Melbourne mengatakan, pendarahan pada awal kehamilan adalah hal yang umum. 

Ini terjadi pada satu dari empat wanita, dan sering terjadi secara acak. Beberapa wanita mungkin mengalami pendarahan satu kali tapi ada juga yang mengalaminya secara terus menerus.

Efek implantasi

Kehamilan yang normal ialah tidak terjadi menstruasi, tapi ada beberapa hal penyebab terjadinya pendarahan, salah satunya efek implantasi atau imbas dari menempelnya embrio pada rahim yang sering menyebabkan pendarahan.

Pendarahan ini dapat terjadi selama beberapa hari kemudian berhenti, karenanya pendarahan ini sering disalahartikan sebagai periode menstruasi.

Pendarahan kanker serviks 

Penyebab kedua ialah kanker serviks, pendarahan yang terjadi karena zona transformasi pada dinding rahim jadi lebih rapuh saat hamil karena tingkat ekstrogen atau hormon yang tinggi.

Saat rapuh, maka rahim atau serviks akan mudah luka saat terjadi gerakan spontan seperti dilakukannya hubungan seksual, membuat wanita sering merasa mendapat menstruasi.

Apa yang harus dilakukan?

Memang cukup mengkhawatirkan karena takut mengalami keguguran dan masalah dengan janin, maka segeralah lakukan pemeriksaan dokter. Beruntung jika sang wanita bergolongan darah rhesus negatif, karena terapi anti-D membantu mengurangi rasa sakit.

Baca juga: 5 Mitos Ibu Hamil yang Tak Perlu Dipercaya

Jika pendarahan yang dialami cenderung ringan, yang harus dilakukan pertama jangan panik, lakukan antisipasi dengan menghindari hubungan seks, pakai beberapa pembalut dan tampon, serta beberapa ahli akan menyarankan untuk banyak beristirahat.

Jika membutuhkan pereda nyeri, maka hindari obat-obatan non steroid seperti ibuprofen, serta tetap mengkonsumsi parasetamol.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More